Meski sekarang telah tersedia mesin cuci canggih yang bisa membantu untuk mencuci pakaian, Anda mungkin lebih suka untuk mencuci dengan cara tradisional. Cara tradisional berupa gosok dan kucek terasa lebih bersih. Biasanya, mengucek pakaian akan lebih maksimal jika dilakukan sambil jongkok. Padahal, mencuci sambil jongkok bisa berakibat fatal, lho. Kok bisa?

 

Bisa sebabkan nyeri

Ternyata, mencuci baju sambil jongkok bisa menyebabkan nyeri punggung, Protecal Ladies. Ini karena postur badan saat mencuci rawan menyebabkan cedera. Nah, cedera inilah yang kemudian menimbulkan rasa nyeri. Umumnya, cedera ini akan menyerang otot-otot yang ada di bagian tulang belakang sehingga punggung akan terasa sakit.

Saat mencuci sambil berjongkok, otot-otot yang ada di sekitar punggung akan tertarik sehingga menjadi lebih tegang, Selain itu, posisi berjongkok juga akan menghambat aliran darah menuju daerah kaki bagian bawah sehingga keseimbangan bisa berkurang dan kaki akan mudah mati rasa.

 

Waspadai gejalanya

Nyeri punggung memang bisa disebabkan aktivitas mencuci baju sambil jongkok. Walau begitu, ada juga penyakit lain yang bisa menyebabkan sakit punggung, salah satunya adalah gangguan ginjal. Lalu, bagaimana cara membedakan antara nyeri punggung karena terlalu lama jongkok dengan nyeri punggung karena gangguan ginjal?

Biasanya, nyeri punggung karena postur jongkok saat mencuci baju terasa lebih menusuk di punggung. Saat Anda meregangkan tubuh pun kelenturan akan berkurang, dan yang paling jelas bisa dilihat dari postur tubuh saat berjalan. Jika terserang nyeri punggung karena salah postur, biasanya orang akan kesulitan untuk berdiri tegak.

 

Hindari juga mengangkat cucian

Selain mencuci sambil jongkok, sebisa mungkin hindarilah mengangkat cucian yang terlalu berat. Setelah mencuci sambil jongkok yang bisa menyebabkan punggung tegang, mengangkat cucian yang berat juga akan menambah tingkat ketegangan tersebut. Rasa nyeri pun akan semakin terasa hingga dapat menyebabkan kemungkinan kejang otot.

Sebelum mengangkat cucian, regangkanlah tubuh supaya otot-otot tidak kaget. Transisi dari posisi jongkok ke posisi berdiri tidak bisa dilakukan tiba-tiba, terutama jika Anda membawa beban berat. Ada baiknya Anda mengoreksi postur tubuh saat mengangkat beban. Condongkanlah punggung saat mengangkat cucian, jadi tumpuan akan berpindah pada kaki.

 

Bagaimana mengatasinya?

Lalu, apakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini? Anda bisa beralih pada mesin cuci. Beberapa mesin cuci keluaran sekarang mampu untuk membersihkan noda pada pakaian dengan lebih baik dibanding kucekan tangan. Namun, jika Anda terpaksa harus mencuci dengan tangan, sebaiknya gunakan kursi kecil sehingga tekanan pada punggung bisa dikurangi.

Anda juga bisa mengambil jeda sebentar saat mencuci dengan posisi jongkok, Ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada punggung dan melancarkan peredaran darah pada bagian bawah kaki. Rentangkan kedua tangan lebar-lebar sambil mengangkat punggung perlahan. Ini akan membantu daerah punggung untuk lebih rileks dan tidak tegang.

 

Untuk meningkatkan ketahanan tulang Anda supaya rasa nyeri pada punggung tidak bertambah parah, minumlah Protecal Solid yang mampu memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D, dan vitamin C dalam tubuh Anda.

fact
19/10/2018

Tulang manusia merupakan organ tubuh yang paling unik. Beberapa proses biologis bisa menyebabkan perubahan pada tulang. Satu hal yang sudah diketahui banyak orang adalah jumlah tulang pada bayi lebih banyak daripada orang dewasa. Ini karena tulang bayi masih banyak yang belum terangkai. Namun, ada satu hal lagi tentang tulang yang mungkin belum Anda ketahui. Fakta ini terkait dengan tulang lengan pada manusia. Ada apa dengan tentang tulang lengan?

 

Tulang lengan rawan patah?

Ternyata, tulang di bagian lengan adalah salah satu tulang yang paling rawan patah. Ini dibuktikan oleh beberapa penelitian yang dilakukan para ahli. Pada kebanyakan kasus patah tulang yang dialami orang dewasa, kebanyakan mengalami patah pada bagian lengan. Padahal, tulang lengan manusia terdiri atas dua bagian, yakni radius dan ulna.

Dari jalinan dua tulang ini, ulna adalah bagian yang lebih rawan. Alasannya, ulna ada di bagian yang lebih luar dibandingkan dengan radius. Ulna juga lebih rentan terdampak jika terjadi sesuatu pada bagian lengan—misalnya tertimpa beban berat atau jatuh. Namun, dalam beberapa kasus patah tulang, bukan tidak mungkin radius dan ulna patah sekaligus.

 

Tulang lain yang juga rawan patah

Selain tulang lengan, beberapa tulang lain dalam tubuh manusia juga rawan patah. Salah satunya adalah selangka atau clavicle. Kasus patah tulang selangka ini sangat umum ditemukan pada anak-anak. Alasannya tak lain adalah karena tulang selangka sangat terlihat dari luar. Anda bisa melihatnya dari bentuknya yang menonjol pada permukaan kulit.

Tidak hanya tulang lengan dan selangka saja yang mudah patah, tulang kering atau tibia juga sangat rentan untuk patah. Alasannya sama dengan tulang lengan, tulang di bagian ini rentan patah karena pada kasus kecelakaan atau jatuh, daerah inilah yang paling sering terdampak. Akibatnya, tulang ini sangat rawan patah. 

 

Apa penyebabnya?

Penyebab tulang patah sangat beragam, bisa dari luar dan dalam tubuh manusia. Jika penyebabnya dari luar, biasanya adalah karena kecelakaan atau tertimpa beban berat. Namun, jika dari dalam, penyebabnya bisa sangat beragam. Mulai dari pengeroposan tulang atau osteoporosis, hingga karena penyakit lain seperti kanker.

Apabila penyebabnya dari luar, penanganannya tak lain adalah melalui tindakan bedah atau operasi. Biasanya dokter akan langsung merujuk Anda untuk melakukan operasi sesaat setelah mengalami kecelakaan yang berakibat pada patahnya tulang. Namun, untuk patah tulang karena faktor dari dalam, penanganannya bisa sangat variatif.

 

Langkah pencegahan

Supaya tidak terserang penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan tulang (osteoporosis) hingga mengalami patah, Protecal Ladies bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Salah satunya adalah dengan rutin berolahraga. Dengan berolahraga, Anda bisa melatih tulang, sendi, sekaligus otot-otot yang ada di sekitar tulang.

Selain itu, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen penambah kalsium seperti Protecal Solid. Protecal Solid ini bisa membantu mencukupi kebutuhan kalsium tubuh sehingga penyakit tulang seperti osteoporosis bisa dihindari. Tulang yang kuat tentu akan mengoptimalkan aktivitas harian Anda.

fact
12/10/2018

Anda mungkin lebih familiar dengan nyeri sendi atau nyeri otot sehingga mengabaikan fakta bahwa tulang juga bisa mengalami nyeri. Ya, tulang juga bisa mengalami rasa nyeri dan jika tidak ditangani dengan segera, maka bisa berakibat fatal. Berikut ini beberapa fakta tentang nyeri tulang dan langkah-langkah jitu yang bisa Anda lakukan sebagai pencegahannya.

 

Penyebab nyeri tulang

Tidak seperti nyeri sendi dan nyeri otot yang bisa segera diketahui penyebabnya, nyeri tulang akan lebih sulit untuk diketahui penyebabnya. Nyeri tulang bisa diakibatkan oleh trauma setelah terjadinya kecelakaan atau terjatuh. Utamanya, nyeri tulang terjadi setelah kecelakaan yang menimbulkan cedera serius atau permanen.

Selain itu, nyeri tulang juga bisa terjadi karena penyakit yang menjangkit organ tulang dalam tubuh manusia. Salah satunya adalah karena kanker dan osteoporosis. Jenis kanker semacam leukima berpotensi besar untuk menyerang organ tulang sehingga mengakibatkan nyeri. Sedangkan pada kasus osteoporosis, tulang akan menipis sehingga rentan terasa nyeri

 

Langkah-langkah pencegahan

Apabila nyeri tulang tidak disebabkan oleh kecelakaan dan kelainan genetik, Protecal Ladies bisa melakukan beberapa langkah pencegahan, di antaranya sebagai berikut:

  • Mengatur pola makan

Tulang yang mengalami pengapuran akan sangat rentan terserang nyeri tulang. Penyebab pengapuran tulang ini adalah karena kurangnya asupan mineral dalam tubuh. Akibatnya, kekuatan dan kepadatan tulang akan berkurang. Jika dibayangkan, tulang akan memiliki rongga-rongga besar saat kekurangan mineral.

Selain itu, berat badan juga bisa menjadi penyebab nyeri tulang. Saat tubuh kelebihan berat badan, maka lemak akan menghimpit tulang dan sendi yang menggabungkan tulang. Apabila hal ini terjadi, maka tulang menjadi tegang dan Anda akan merasakan nyeri yang berlebih. Untuk itu, aturlah pola makan supaya tidak obesitas dan kadar lemak bisa lebih teratur.

  • Rutin berolahraga

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk melindungi tulang adalah dengan rutin berolahraga. Olahraga akan membantu Protecal Ladies untuk melatih kekuatan tulang sehingga tidak mudah terserang nyeri tulang. Di samping itu, olahraga juga bisa membantu membakar kalori sehingga lemak tidak akan menumpuk di dalam tubuh.

Tidak perlu melakukan olahraga yang rumit dan berat. Anda cukup berjalan kaki. Berjalan kaki secara rutin akan membantu melatih kekuatan tulang sekaligus menambah produksi pelumas pada sendi. Anda juga bisa melatih fisik dengan melompat-lompat dalam hitungan tertentu. Saat melompat, kekuatan tulang akan lebih terlatih lho, Protecal Ladies.

  • Konsumsi suplemen kalsium

Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, nyeri tulang bisa disebabkan oleh kurangnya asupan mineral dalam tubuh yaitu Kalsium. Solusi cepatnya, Anda bisa mengonsumsi suplemen penambah kalsium. Suplemen seperti ini akan melengkapi asupan nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi.

Anda bisa memenuhi kebutuhan kalsium dengan rutin mengonsumsi Protecal Solid. Protecal Solid mengandung kalsium dan juga vitamin yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin C dan D. Tidak hanya itu, Protecal juga bebas gula sehingga Anda bisa terhindar dari cavities pada gigi dan tulang.

 

Meski tidak punya riwayat nyeri tulang, tidak ada salahnya melakukan pencegahan sedini mungkin dengan cara-cara di atas. Semoga Protecal Ladies sehat selalu, ya!

tips
05/10/2018

Seperti namanya, nyeri tulang merupakan nyeri yang terjadi pada tulang. Nyeri tulang bisa mempengaruhi satu atau lebih tulang Anda. Apakah nyeri tulang sama dengan nyeri otot? Tidak. Anda bisa mengurangi nyeri otot dengan cara tidak bergerak atau menjaga posisi otot, namun tidak begitu halnya dengan nyeri tulang. Nyeri tulang tidak akan hilang dengan mengistirahatkan badan, melakukannya justru berdampak tidak bagus. Kenapa? Berikut informasinya!

 

Dampak kurangnya pergerakan fisik

Ketika mengalami nyeri otot, Anda memang disarankan agar tidak banyak bergerak untuk meredakan nyeri. Namun, nyeri tulang tidak akan hilang dengan mengurangi pergerakan fisik. Justru, kurangnya pergerakan fisik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang selanjutnya menimbulkan gangguan pada fungsi persendian dan tulang. Kurang beraktivitas bisa menurunkan produksi cairan synovial yang berfungsi melumasi sendi secara alami.

Tidak hanya itu, kurang bergerak juga identik dengan perubahan postur tubuh alamiah lho, Protecal Ladies. Apabila postur tubuh mengalami perubahan yang cukup signifikan, hal ini bisa memicu nyeri tulang. Kurang aktif secara fisik juga dapat membuat sirkulasi darah dalam tubuh menjadi tidak lancar. Alhasil, terjadi kekurangan pasokan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Oleh karena itu, Anda sebaiknya lebih banyak bergerak.

 

Aktivitas fisik yang dianjurkan

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, kurangnya aktivitas fisik memicu berbagai masalah kesehatan tulang. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan aktivitas fisik yang tepat untuk menjaga kesehatan tulang. Lakukanlah aktivitas fisik yang tepat untuk menjaga tulang tetap pada performa terbaiknya. Anda bisa melakukan aktivitas fisik ringan seperti yoga secara teratur, baik, dan benar untuk memperoleh manfaatnya secara maksimal.

 

Tidak semua aktivitas fisik baik dilakukan saat nyeri tulang

Melakukan aktivitas fisik saat nyeri tulang memang baik, namun bukan berarti Anda bisa melakukan semua jenis aktivitas fisik. Hindari jenis olahraga high impact yang membutuhkan pergerakan cepat dan melelahkan. Cobalah olahraga low impact seperti berenang, pilates, dan tai chi yang sangat ideal terutama jika dilakukan di bawah pengawasan pengajar profesional.

Sebagai informasi, menurut pakar yoga dunia, B.K.S Inyengar, latihan asana yoga yang sistematis dan konsisten dapat mengaktifkan sistem sirkulasi limfatik tubuh. Melakukan yoga secara teratur dapat membuat sirkulasi darah lebih lancar sehingga membuat semua nutrisi yang baik bagi kesehatan tulang dapat diserap lebih maksimal.

 

Segera periksakan diri ke dokter

Biasanya, nyeri tulang disebabkan oleh kondisi yang serius. Jadi, Anda harus segera memeriksakan diri jika mengalami beberapa kondisi seperti:

  • Nyeri tulang yang tidak bisa dijelaskan dan tidak membaik dalam beberapa hari.
  • Nyeri tulang yang disertai dengan penurunan nafsu makan, berat badan, hingga kelelahan.
  • Nyeri tulang akibat cedera yang membuat tulang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

 

Perbanyaklah bergerak untuk memastikan tulang Anda sehat dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jangan ragu pula untuk segera memeriksakan diri jika nyeri tulang yang dirasakan sudah berlebihan. Semoga bermanfaat!

fact
26/09/2018
The Latest Article

Meski sekarang telah tersedia mesin cuci canggih yang bisa membantu untuk mencuci pakaian, Anda mungkin lebih suka untuk mencuci dengan cara tradisional. Cara tradisional berupa gosok dan kucek terasa lebih bersih. Biasanya, mengucek pakaian akan lebih maksimal jika dilakukan sambil jongkok. Padahal, mencuci sambil jongkok bisa berakibat fatal, lho. Kok bisa?

 

Bisa sebabkan nyeri

Ternyata, mencuci baju sambil jongkok bisa menyebabkan nyeri punggung, Protecal Ladies. Ini karena postur badan saat mencuci rawan menyebabkan cedera. Nah, cedera inilah yang kemudian menimbulkan rasa nyeri. Umumnya, cedera ini akan menyerang otot-otot yang ada di bagian tulang belakang sehingga punggung akan terasa sakit.

Saat mencuci sambil berjongkok, otot-otot yang ada di sekitar punggung akan tertarik sehingga menjadi lebih tegang, Selain itu, posisi berjongkok juga akan menghambat aliran darah menuju daerah kaki bagian bawah sehingga keseimbangan bisa berkurang dan kaki akan mudah mati rasa.

 

Waspadai gejalanya

Nyeri punggung memang bisa disebabkan aktivitas mencuci baju sambil jongkok. Walau begitu, ada juga penyakit lain yang bisa menyebabkan sakit punggung, salah satunya adalah gangguan ginjal. Lalu, bagaimana cara membedakan antara nyeri punggung karena terlalu lama jongkok dengan nyeri punggung karena gangguan ginjal?

Biasanya, nyeri punggung karena postur jongkok saat mencuci baju terasa lebih menusuk di punggung. Saat Anda meregangkan tubuh pun kelenturan akan berkurang, dan yang paling jelas bisa dilihat dari postur tubuh saat berjalan. Jika terserang nyeri punggung karena salah postur, biasanya orang akan kesulitan untuk berdiri tegak.

 

Hindari juga mengangkat cucian

Selain mencuci sambil jongkok, sebisa mungkin hindarilah mengangkat cucian yang terlalu berat. Setelah mencuci sambil jongkok yang bisa menyebabkan punggung tegang, mengangkat cucian yang berat juga akan menambah tingkat ketegangan tersebut. Rasa nyeri pun akan semakin terasa hingga dapat menyebabkan kemungkinan kejang otot.

Sebelum mengangkat cucian, regangkanlah tubuh supaya otot-otot tidak kaget. Transisi dari posisi jongkok ke posisi berdiri tidak bisa dilakukan tiba-tiba, terutama jika Anda membawa beban berat. Ada baiknya Anda mengoreksi postur tubuh saat mengangkat beban. Condongkanlah punggung saat mengangkat cucian, jadi tumpuan akan berpindah pada kaki.

 

Bagaimana mengatasinya?

Lalu, apakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini? Anda bisa beralih pada mesin cuci. Beberapa mesin cuci keluaran sekarang mampu untuk membersihkan noda pada pakaian dengan lebih baik dibanding kucekan tangan. Namun, jika Anda terpaksa harus mencuci dengan tangan, sebaiknya gunakan kursi kecil sehingga tekanan pada punggung bisa dikurangi.

Anda juga bisa mengambil jeda sebentar saat mencuci dengan posisi jongkok, Ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada punggung dan melancarkan peredaran darah pada bagian bawah kaki. Rentangkan kedua tangan lebar-lebar sambil mengangkat punggung perlahan. Ini akan membantu daerah punggung untuk lebih rileks dan tidak tegang.

 

Untuk meningkatkan ketahanan tulang Anda supaya rasa nyeri pada punggung tidak bertambah parah, minumlah Protecal Solid yang mampu memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D, dan vitamin C dalam tubuh Anda.

fact
2018-10-19

Tulang manusia merupakan organ tubuh yang paling unik. Beberapa proses biologis bisa menyebabkan perubahan pada tulang. Satu hal yang sudah diketahui banyak orang adalah jumlah tulang pada bayi lebih banyak daripada orang dewasa. Ini karena tulang bayi masih banyak yang belum terangkai. Namun, ada satu hal lagi tentang tulang yang mungkin belum Anda ketahui. Fakta ini terkait dengan tulang lengan pada manusia. Ada apa dengan tentang tulang lengan?

 

Tulang lengan rawan patah?

Ternyata, tulang di bagian lengan adalah salah satu tulang yang paling rawan patah. Ini dibuktikan oleh beberapa penelitian yang dilakukan para ahli. Pada kebanyakan kasus patah tulang yang dialami orang dewasa, kebanyakan mengalami patah pada bagian lengan. Padahal, tulang lengan manusia terdiri atas dua bagian, yakni radius dan ulna.

Dari jalinan dua tulang ini, ulna adalah bagian yang lebih rawan. Alasannya, ulna ada di bagian yang lebih luar dibandingkan dengan radius. Ulna juga lebih rentan terdampak jika terjadi sesuatu pada bagian lengan—misalnya tertimpa beban berat atau jatuh. Namun, dalam beberapa kasus patah tulang, bukan tidak mungkin radius dan ulna patah sekaligus.

 

Tulang lain yang juga rawan patah

Selain tulang lengan, beberapa tulang lain dalam tubuh manusia juga rawan patah. Salah satunya adalah selangka atau clavicle. Kasus patah tulang selangka ini sangat umum ditemukan pada anak-anak. Alasannya tak lain adalah karena tulang selangka sangat terlihat dari luar. Anda bisa melihatnya dari bentuknya yang menonjol pada permukaan kulit.

Tidak hanya tulang lengan dan selangka saja yang mudah patah, tulang kering atau tibia juga sangat rentan untuk patah. Alasannya sama dengan tulang lengan, tulang di bagian ini rentan patah karena pada kasus kecelakaan atau jatuh, daerah inilah yang paling sering terdampak. Akibatnya, tulang ini sangat rawan patah. 

 

Apa penyebabnya?

Penyebab tulang patah sangat beragam, bisa dari luar dan dalam tubuh manusia. Jika penyebabnya dari luar, biasanya adalah karena kecelakaan atau tertimpa beban berat. Namun, jika dari dalam, penyebabnya bisa sangat beragam. Mulai dari pengeroposan tulang atau osteoporosis, hingga karena penyakit lain seperti kanker.

Apabila penyebabnya dari luar, penanganannya tak lain adalah melalui tindakan bedah atau operasi. Biasanya dokter akan langsung merujuk Anda untuk melakukan operasi sesaat setelah mengalami kecelakaan yang berakibat pada patahnya tulang. Namun, untuk patah tulang karena faktor dari dalam, penanganannya bisa sangat variatif.

 

Langkah pencegahan

Supaya tidak terserang penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan tulang (osteoporosis) hingga mengalami patah, Protecal Ladies bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Salah satunya adalah dengan rutin berolahraga. Dengan berolahraga, Anda bisa melatih tulang, sendi, sekaligus otot-otot yang ada di sekitar tulang.

Selain itu, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen penambah kalsium seperti Protecal Solid. Protecal Solid ini bisa membantu mencukupi kebutuhan kalsium tubuh sehingga penyakit tulang seperti osteoporosis bisa dihindari. Tulang yang kuat tentu akan mengoptimalkan aktivitas harian Anda.

fact
2018-10-12

Anda mungkin lebih familiar dengan nyeri sendi atau nyeri otot sehingga mengabaikan fakta bahwa tulang juga bisa mengalami nyeri. Ya, tulang juga bisa mengalami rasa nyeri dan jika tidak ditangani dengan segera, maka bisa berakibat fatal. Berikut ini beberapa fakta tentang nyeri tulang dan langkah-langkah jitu yang bisa Anda lakukan sebagai pencegahannya.

 

Penyebab nyeri tulang

Tidak seperti nyeri sendi dan nyeri otot yang bisa segera diketahui penyebabnya, nyeri tulang akan lebih sulit untuk diketahui penyebabnya. Nyeri tulang bisa diakibatkan oleh trauma setelah terjadinya kecelakaan atau terjatuh. Utamanya, nyeri tulang terjadi setelah kecelakaan yang menimbulkan cedera serius atau permanen.

Selain itu, nyeri tulang juga bisa terjadi karena penyakit yang menjangkit organ tulang dalam tubuh manusia. Salah satunya adalah karena kanker dan osteoporosis. Jenis kanker semacam leukima berpotensi besar untuk menyerang organ tulang sehingga mengakibatkan nyeri. Sedangkan pada kasus osteoporosis, tulang akan menipis sehingga rentan terasa nyeri

 

Langkah-langkah pencegahan

Apabila nyeri tulang tidak disebabkan oleh kecelakaan dan kelainan genetik, Protecal Ladies bisa melakukan beberapa langkah pencegahan, di antaranya sebagai berikut:

  • Mengatur pola makan

Tulang yang mengalami pengapuran akan sangat rentan terserang nyeri tulang. Penyebab pengapuran tulang ini adalah karena kurangnya asupan mineral dalam tubuh. Akibatnya, kekuatan dan kepadatan tulang akan berkurang. Jika dibayangkan, tulang akan memiliki rongga-rongga besar saat kekurangan mineral.

Selain itu, berat badan juga bisa menjadi penyebab nyeri tulang. Saat tubuh kelebihan berat badan, maka lemak akan menghimpit tulang dan sendi yang menggabungkan tulang. Apabila hal ini terjadi, maka tulang menjadi tegang dan Anda akan merasakan nyeri yang berlebih. Untuk itu, aturlah pola makan supaya tidak obesitas dan kadar lemak bisa lebih teratur.

  • Rutin berolahraga

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk melindungi tulang adalah dengan rutin berolahraga. Olahraga akan membantu Protecal Ladies untuk melatih kekuatan tulang sehingga tidak mudah terserang nyeri tulang. Di samping itu, olahraga juga bisa membantu membakar kalori sehingga lemak tidak akan menumpuk di dalam tubuh.

Tidak perlu melakukan olahraga yang rumit dan berat. Anda cukup berjalan kaki. Berjalan kaki secara rutin akan membantu melatih kekuatan tulang sekaligus menambah produksi pelumas pada sendi. Anda juga bisa melatih fisik dengan melompat-lompat dalam hitungan tertentu. Saat melompat, kekuatan tulang akan lebih terlatih lho, Protecal Ladies.

  • Konsumsi suplemen kalsium

Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, nyeri tulang bisa disebabkan oleh kurangnya asupan mineral dalam tubuh yaitu Kalsium. Solusi cepatnya, Anda bisa mengonsumsi suplemen penambah kalsium. Suplemen seperti ini akan melengkapi asupan nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi.

Anda bisa memenuhi kebutuhan kalsium dengan rutin mengonsumsi Protecal Solid. Protecal Solid mengandung kalsium dan juga vitamin yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin C dan D. Tidak hanya itu, Protecal juga bebas gula sehingga Anda bisa terhindar dari cavities pada gigi dan tulang.

 

Meski tidak punya riwayat nyeri tulang, tidak ada salahnya melakukan pencegahan sedini mungkin dengan cara-cara di atas. Semoga Protecal Ladies sehat selalu, ya!

tips
2018-10-05