Saat hamil, tubuh akan mengalami perubahan dan memberikan reaksi-reaksi tertentu untuk menyesuaikan diri. Salah satunya adalah rasa sakit di area punggung. Kondisi ini terjadi di daerah sendi sakroiliaka, yaitu area tulang panggul yang bertemu dengan tulang belakang. Biasanya rasa nyeri ini kerap muncul ketika Protecal Ladies membungkukkan badan ketika hamil.

Meski wajar terjadi, kondisi tersebut sebaiknya tak dibiarkan begitu saja, apalagi jika sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa Protecal Ladies lakukan untuk menghindari sakit pada tulang belakang saat hamil.

 

Massage

Karena merasa sakit di bagian tulang belakang, biasanya Protecal Ladies akan kesulitan berjalan hingga bangun dari duduk. Jangan memaksakan diri, ya. Jika hal tersebut sampai terjadi, Protecal Ladies bisa meminta pasangan untuk segera melakukan massage atau pijatan ringan pada bagian punggung bawah.

Selain itu, usahakan untuk tidak mengenakan high heels selama hamil agar risiko nyeri tulang belakang bisa diminimalisir. Lalu, ketika ingin mengambil sesuatu di bawah, jangan langsung membungkukkan tubuh. Tekuklah lutut terlebih dulu.

 

Kompres punggung

Anda bisa menghindari sakit pada tulang belakang saat hamil dengan mengompres punggung selama 20 menit setiap hari. Kompres punggung Anda dengan handuk yang telah diisi es batu. Kompres hangat juga bisa Anda lakukan dengan menempelkan botol yang berisi air hangat ke punggung. Hal ini dapat membantu meringankan rasa sakit. Pastikan waktu istirahat Anda cukup.

 

Perbaiki postur tubuh

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki postur tubuh demi menghindari sakit pada tulang belakang saat hamil. Salah satunya adalah menghindari posisi membungkuk saat Anda duduk. Lalu, usahakan untuk tidak berlama-lama bertahan pada satu posisi saja. Ketika berdiri dari duduk, Protecal Ladies bisa menegakkan punggung senyaman mungkin.

Selain itu, memperbaiki postur tubuh juga bisa dilakukan ketika tidur. Saat tidur, cobalah untuk melakukannya dalam posisi menyamping. Hal ini dapat membantu meringankan nyeri punggung ketika hamil.

 

Rutin berolahraga

Sudah menjadi rahasia umum bahwa olahraga dapat membuat tubuh jadi lebih sehat. Namun, lebih dari itu, olahraga juga bisa membantu melenturkan otot sehingga membantu mengurangi tekanan yang ada pada tulang belakang.

Protecal Ladies tidak harus melakukan olahraga yang berat, kok. Beberapa jenis olahraga yang ringan dan cukup aman dilakukan saat hamil adalah berjalan kaki dan sepeda statis. Sebagai bonus, rutin berolahraga juga dapat membantu memperkuat otot perut, lho.

 

Gunakan bantal untuk menyangga perut dan punggung

Untuk menghindari sakit tulang belakang dan bisa tidur dengan nyenyak, Anda dapat menggunakan bantal untuk penyangga. Misalnya, saat berbaring, coba lakukan dengan posisi tubuh menyamping dan sisipkan bantal di bagian perut dan punggung untuk menyangga. Lalu, tekuk lutut dan selipkan bantal di antara paha agar pinggul dapat seimbang.

 

Berenang

Protecal Ladies, berenang ternyata sangat baik dilakukan selama kehamilan, lho. Gerakan mengayuh maupun sekadar berjalan dalam kolam akan membantu mengurangi tekanan yang ada pada tulang belakang. Alhasil, rasa sakit pada tulang belakang pun bisa berkurang. Berenang juga dapat memperkuat punggung, otot lengan dan kaki, serta membuat rasa nyaman di seluruh tubuh.

 

Sakit pada tulang belakang saat hamil memang wajar terjadi, tetapi Protecal Ladies bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa hal di atas. Agar kekuatan tulang terus terjaga, Anda juga bisa rutin mengkonsumsi Protecal yang aman untuk ibu hamil. Namun, bila rasa sakit pada tulang belakang terus berlanjut, sebaiknya segera berkonsultasilah pada dokter.

tips
17/09/2018

Bayi yang lahir sehat dan normal merupakan dambaan setiap orang tua. Namun, ada kalanya bayi dapat mengalami kelainan pada tulang bawaan sejak dia lahir. Hal ini salah satunya disebabkan oleh gangguan metabolisme ketika proses pembentukan tulang sejak dalam kandungan. Apa saja kelainan tulang pada bayi baru lahir? Simak ulasannya di bawah ini!

 

Osteomalacia

Pada bayi yang mengalami osteomalacia, struktur tulang berubah menjadi lunak. Kelainan ini akan menyebabkan tulang bayi menjadi sangat rapuh sehingga lebih mudah terjadi patah tulang. Karena tulang yang terlalu rapuh, patah tulang bahkan bisa terjadi akibat benturan ringan.

 

Spina Bifida

Spina bifida membuat bayi memiliki tulang punggung yang tidak terbentuk dengan normal. Kelainan tulang belakang pada bayi baru lahir ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Beberapa di antaranya seperti hydrocephalus, saraf lemah dan terjadi kelumpuhan. Spina bifida akan membuat saraf tulang belakang keluar sehingga harus dioperasi.

 

Kaki bengkok

Kelainan tulang bawaan pada bayi baru lahir ini dapat mempengaruhi bentuk pada telapak kaki menjadi tidak normal. Bayi yang mengalami kelainan kaki bengkok, telapak kakinya akan membengkok ke dalam, lebih pendek, dan melebar. Hal ini juga dapat terjadi ketika bayi mengalami polio.

 

Osteogenesis imperfecta

Penyakit kelainan tulang bawaan ini juga disebut dengan rapuh tulang. Bayi yang baru lahir dengan kondisi osteogenesis imperfecta (OI) akan mengalami risiko patah tulang. Biasanya, bayi juga akan mengalami masalah gigi dan kelemahan otot. Namun, penyakit ini terbilang jarang terjadi karena perbandingannya hanya satu dari 20.000 kelahiran. 

 

Craniosynostosis

Pada kondisi craniosynostosis, tengkorak kepala bayi tidak terbentuk secara sempurna. Kelainan tulang ini bisa terjadi ketika jaringan sutura (jaringan yang menghubungkan lempeng tulang tengkorak) menutup lebih cepat dari semestinya. Inilah yang membuat otak bayi tidak mampu berkembang sempurna.

 

Skoliosis

Kemungkinan besar Anda pasti sudah tidak asing dengan kelainan tulang satu ini. Skoliosis menyebabkan tulang belakang berbentuk huruf “S” sehingga posisi tubuh antara kanan dan kiri jadi tidak seimbang. Pada banyak kasus, penyakit skoliosis ini disebabkan oleh faktor keturunan.

 

Spondilitis

Sama seperti skoliosis, spondilitas juga kebanyakan disebabkan oleh faktor keturunan. Bedanya, spondilitis merupakan kelainan dalam bentuk infeksi tulang belakang yang menyebabkan pertumbuhannya terganggu. Alhasil, bentuk tulang belakang pun jadi tidak sempurna. Selain faktor keturunan, kurangnya konsumsi kalsium pada ibu hamil juga dapat mengganggu perkembangan tulang pada janin.

 

Agar bayi bisa terhindar dari berbagai kelainan tulang di atas, Protecal Ladies bisa mengkonsumsi Protecal secara rutin. Suplemen kalsium ini aman dikonsumsi selama kehamilan dan dapat membantu mencegah ibu hamil kekurangan kalsium. Yuk, penuhi kecukupan kalsium untuk pembentukan tulang pada janin dengan mengkonsumsi Protecal!

fact
14/09/2018

Protecal Ladies, perlu diketahui bahwa tidak semua penyakit disebabkan oleh faktor keturunan, termasuk penyakit tulang. Pada beberapa kasus seperti kecelakaan, trauma, infeksi, virus, atau bahkan pengeroposan akibat kurangnya kalsium juga dapat memicu penyakit tulang. Untuk menghindari kesalahpahaman tentang beberapa penyakit tulang ini, Protecal sudah merangkum penjelasan ringkasnya untuk Anda.

 

Gout

Gejala awal penyakit tulang yang satu ini masih sering dianggap sebagai rematik. Padahal, gout merupakan penyakit tulang yang disebabkan oleh peningkatan konsentrasi asam dalam pertumbuhan tulang. Umumnya, penyakit tulang ini menyerang orang-orang yang kelebihan berat badan. Gout ditandai dengan kondisi sulit bergerak, bengkak, dan kemerahan. Pengobatannya berupa suntikan zat urikosorik guna menurunkan kadar asam urat dalam darah.

 

Kifosis, Lordosis, dan Skoliosis

Anda mungkin pernah mendengar tiga istilah kelainan tulang ini saat duduk di bangku sekolah. Kifosis yaitu kelainan tulang belakang yang melengkung ke depan sehingga penderita akan mengalami bungkuk. Umumnya, penyakit tulang ini disebabkan oleh kelemahan otot di punggung atas. Sebaliknya, lordosis adalah kelainan tulang belakang yang membuat punggung penderita melengkung masuk menuju area pinggang. Penyebabnya cukup beragam, mulai dari postur tubuh yang keliru saat duduk hingga sering mengangkat benda berat.

Sedangkan, skoliosis merupakan kondisi tulang belakang yang bengkok ke kanan atau kiri akibat kebiasaan postur duduk yang keliru atau terjadinya kegagalan fungsi sistem saraf dan otot. Dengan demikian, baik kifosis, lordosis, dan skoliosis bukanlah penyakit tulang yang dipicu oleh faktor keturunan.

 

Osteogenesis Imperfecta

Berbeda dari penyakit tulang sebelumnya, osteogenesis imperfecta merupakan gangguan tulang yang disebabkan oleh faktor keturunan. Umumnya, penyakit ini ditandai dengan keretakan tulang pada sebagian besar patologis dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Tentu saja, penyakit ini sulit dideteksi sejak dini. Pemeriksaannya bahkan cukup panjang, baik secara medis hingga riwayat kesehatan keluarga penderita. Osteogenesis imperfecta tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dicegah melalui terapi farmokologi serta penggunaan kursi roda.

 

Fibrous Dysplasia

Tidak jauh berbeda dari osteogenesis imperfecta, fibrous dysplasia juga merupakan penyakit tulang yang dipicu oleh kelainan genetik. Kondisi penderita fibrous dysplasia umumnya mengalami gangguan pertumbuhan pada jaringan fibrosa sehingga tulang menjadi rusak dan mudah patah. Umumnya, bagian tubuh yang diserang adalah tulang pinggul, tulang lengan atas, dan tulang wajah. Ditandai dengan kelainan bentuk pada tulang, penderita harus mengonsumsi obat-obatan seperti pamidronate atau dianjurkan untuk melakukan operasi.

 

Kanker tulang

Protecal Ladies, kanker tulang sering menyerang bagian kaki dan lengan. Hal inilah yang membuat pembengkakan pada bagian tulang dan persendian sehingga penderita akan sulit bergerak. Belum diketahui penyebab pasti kanker tulang, namun beberapa dokter tulang menduga bahwa penyakit ini disebabkan oleh mutasi struktur DNA sehingga sel-sel kanker terus bertumbuh. Penanganannya melalui operasi pengangkatan tulang atau amputasi jika sel kanker sudah menyebar ke luar tulang.

 

Setelah memahami dengan baik beberapa macam penyakit tulang tadi, semoga Anda tidak lagi salah kaprah tentang penyebab gangguan tulang tersebut. Penyakit tulang akibat faktor keturunan atau kebiasaan pola hidup yang salah dapat dicegah dengan menjaga asupan kalsium untuk tubuh. Dengan rutin mengonsumsi Protecal Solid, kesehatan tulang Anda bisa lebih terlindungi. Semoga bermanfaat!

fact
23/08/2018

Menjaga tubuh tetap bugar tentu sebuah keharusan, terlebih bagi Protecal Ladies yang selalu disibukkan dengan aktivitas rumah tangga juga pekerjaan di kantor setiap harinya. Sebagai bonusnya, bentuk tubuh tetap ideal meski Anda sudah menikah dan memiliki anak. Dengan melakukan 7 minutes workout secara rutin, Anda dapat menjaga kebugaran tubuh serta mendapat manfaat lainnya. Berikut penjelasan selengkapnya!

 

Apa itu 7 minutes workout?

Diperkenalkan oleh Brett Klika dan Chris Jordan, 7 minutes workout jadi pilihan olahraga yang banyak digemari kaum wanita. Olahraga ini merupakan kombinasi dari dua belas macam latihan fisik selama tiga puluh menit. Pada setiap latihannya, terdapat waktu istirahat sepuluh detik. Tentu saja, 7 minutes workout akan terasa berat bagi pemula, namun jika sudah terbiasa maka olah tubuh ini dapat ditingkatkan kesulitannya sedikit demi sedikit.

Dua belas macam latihan fisik dalam 7 minutes workout mencakup jumping jacks, wall sit, push up, abdominal crunch, hingga berakhir pada latihan side plank. Masing-masing gerakan dalam latihan fisik selama tujuh menit ini memiliki fungsi yang berbeda. Namun, dengan tujuan yang sama, yaitu menjaga kebugaran dan bentuk tubuh ideal.

 

Melatih kardiovaskular

Seluruh gerakan yang dilakukan dalam 7 minutes workout tanpa disadari turut melatih kardiovaskular Anda. Saat bergerak mengayunkan tangan ke atas kepala dan merentangkan kaki pada latihan jumping jacks, detak jantung Anda akan berdetak lebih cepat. Hal ini mampu secara efektif memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Tentu saja, kondisi jantung dan pernapasan Anda menjadi lebih sehat.

 

Meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot

Protecal Ladies, hampir seluruh latihan fisik yang dilakukan pada 7 minutes workout dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Misalnya, latihan wall sit, push up, dan abdominal crunch mampu membangun kekuatan dan daya tahan pada otot tubuh bagian bawah, lengan, dada, trisep, perut, dan bagian depan bahu. Ketika melakukan gerakan step-up onto chair, Anda secara tidak langsung juga akan memperkuat otot pinggul, paha, dan bokong.

 

Memperbaiki sistem pencernaan

Selain berpengaruh pada kekuatan otot, gerakan squat pada 7 minutes workout juga dapat memperbaiki sistem pencernaan. Pasalnya, gerakan ini menuntut Anda untuk menjajarkan tubuh bagian bawah dengan lantai, di mana dada harus dibusungkan sehingga otot-otot perut akan berkontraksi. Dengan begitu, sistem pencernaan bisa berlangsung semakin lancar dan Anda dapat terhindar dari masalah konstipasi serta susah BAB.

 

Meningkatkan fleksibilitas tubuh

Mulai dari latihan plank, high knees running in place, dan lunge, ketiganya dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh Anda. Gerakan plank meningkatkan fleksibilitas dengan cara meregangkan otot, sedangkan pada high knees running in place, fleksibilitas didapat dari tungkai bawah. Sementara itu, gerakan lunge memberikan fleksibilitas pada pinggul sehingga postur tubuh bagian bawah menjadi lebih kencang.

 

Itulah tadi serba-serbi 7 minutes workout beserta manfaatnya untuk kehidupan Anda. Agar lebih optimal, konsumsi Protecal Bone Kaplet yang tinggi kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang Anda. Bentuknya kaplet sehingga praktis untuk dikonsumsi kapan saja dan di mana saja. Protecal Bone Kaplet juga aman bagi Anda yang menderita maag.

tips
20/08/2018
The Latest Article

Saat hamil, tubuh akan mengalami perubahan dan memberikan reaksi-reaksi tertentu untuk menyesuaikan diri. Salah satunya adalah rasa sakit di area punggung. Kondisi ini terjadi di daerah sendi sakroiliaka, yaitu area tulang panggul yang bertemu dengan tulang belakang. Biasanya rasa nyeri ini kerap muncul ketika Protecal Ladies membungkukkan badan ketika hamil.

Meski wajar terjadi, kondisi tersebut sebaiknya tak dibiarkan begitu saja, apalagi jika sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa Protecal Ladies lakukan untuk menghindari sakit pada tulang belakang saat hamil.

 

Massage

Karena merasa sakit di bagian tulang belakang, biasanya Protecal Ladies akan kesulitan berjalan hingga bangun dari duduk. Jangan memaksakan diri, ya. Jika hal tersebut sampai terjadi, Protecal Ladies bisa meminta pasangan untuk segera melakukan massage atau pijatan ringan pada bagian punggung bawah.

Selain itu, usahakan untuk tidak mengenakan high heels selama hamil agar risiko nyeri tulang belakang bisa diminimalisir. Lalu, ketika ingin mengambil sesuatu di bawah, jangan langsung membungkukkan tubuh. Tekuklah lutut terlebih dulu.

 

Kompres punggung

Anda bisa menghindari sakit pada tulang belakang saat hamil dengan mengompres punggung selama 20 menit setiap hari. Kompres punggung Anda dengan handuk yang telah diisi es batu. Kompres hangat juga bisa Anda lakukan dengan menempelkan botol yang berisi air hangat ke punggung. Hal ini dapat membantu meringankan rasa sakit. Pastikan waktu istirahat Anda cukup.

 

Perbaiki postur tubuh

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki postur tubuh demi menghindari sakit pada tulang belakang saat hamil. Salah satunya adalah menghindari posisi membungkuk saat Anda duduk. Lalu, usahakan untuk tidak berlama-lama bertahan pada satu posisi saja. Ketika berdiri dari duduk, Protecal Ladies bisa menegakkan punggung senyaman mungkin.

Selain itu, memperbaiki postur tubuh juga bisa dilakukan ketika tidur. Saat tidur, cobalah untuk melakukannya dalam posisi menyamping. Hal ini dapat membantu meringankan nyeri punggung ketika hamil.

 

Rutin berolahraga

Sudah menjadi rahasia umum bahwa olahraga dapat membuat tubuh jadi lebih sehat. Namun, lebih dari itu, olahraga juga bisa membantu melenturkan otot sehingga membantu mengurangi tekanan yang ada pada tulang belakang.

Protecal Ladies tidak harus melakukan olahraga yang berat, kok. Beberapa jenis olahraga yang ringan dan cukup aman dilakukan saat hamil adalah berjalan kaki dan sepeda statis. Sebagai bonus, rutin berolahraga juga dapat membantu memperkuat otot perut, lho.

 

Gunakan bantal untuk menyangga perut dan punggung

Untuk menghindari sakit tulang belakang dan bisa tidur dengan nyenyak, Anda dapat menggunakan bantal untuk penyangga. Misalnya, saat berbaring, coba lakukan dengan posisi tubuh menyamping dan sisipkan bantal di bagian perut dan punggung untuk menyangga. Lalu, tekuk lutut dan selipkan bantal di antara paha agar pinggul dapat seimbang.

 

Berenang

Protecal Ladies, berenang ternyata sangat baik dilakukan selama kehamilan, lho. Gerakan mengayuh maupun sekadar berjalan dalam kolam akan membantu mengurangi tekanan yang ada pada tulang belakang. Alhasil, rasa sakit pada tulang belakang pun bisa berkurang. Berenang juga dapat memperkuat punggung, otot lengan dan kaki, serta membuat rasa nyaman di seluruh tubuh.

 

Sakit pada tulang belakang saat hamil memang wajar terjadi, tetapi Protecal Ladies bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa hal di atas. Agar kekuatan tulang terus terjaga, Anda juga bisa rutin mengkonsumsi Protecal yang aman untuk ibu hamil. Namun, bila rasa sakit pada tulang belakang terus berlanjut, sebaiknya segera berkonsultasilah pada dokter.

tips
2018-09-17

Bayi yang lahir sehat dan normal merupakan dambaan setiap orang tua. Namun, ada kalanya bayi dapat mengalami kelainan pada tulang bawaan sejak dia lahir. Hal ini salah satunya disebabkan oleh gangguan metabolisme ketika proses pembentukan tulang sejak dalam kandungan. Apa saja kelainan tulang pada bayi baru lahir? Simak ulasannya di bawah ini!

 

Osteomalacia

Pada bayi yang mengalami osteomalacia, struktur tulang berubah menjadi lunak. Kelainan ini akan menyebabkan tulang bayi menjadi sangat rapuh sehingga lebih mudah terjadi patah tulang. Karena tulang yang terlalu rapuh, patah tulang bahkan bisa terjadi akibat benturan ringan.

 

Spina Bifida

Spina bifida membuat bayi memiliki tulang punggung yang tidak terbentuk dengan normal. Kelainan tulang belakang pada bayi baru lahir ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Beberapa di antaranya seperti hydrocephalus, saraf lemah dan terjadi kelumpuhan. Spina bifida akan membuat saraf tulang belakang keluar sehingga harus dioperasi.

 

Kaki bengkok

Kelainan tulang bawaan pada bayi baru lahir ini dapat mempengaruhi bentuk pada telapak kaki menjadi tidak normal. Bayi yang mengalami kelainan kaki bengkok, telapak kakinya akan membengkok ke dalam, lebih pendek, dan melebar. Hal ini juga dapat terjadi ketika bayi mengalami polio.

 

Osteogenesis imperfecta

Penyakit kelainan tulang bawaan ini juga disebut dengan rapuh tulang. Bayi yang baru lahir dengan kondisi osteogenesis imperfecta (OI) akan mengalami risiko patah tulang. Biasanya, bayi juga akan mengalami masalah gigi dan kelemahan otot. Namun, penyakit ini terbilang jarang terjadi karena perbandingannya hanya satu dari 20.000 kelahiran. 

 

Craniosynostosis

Pada kondisi craniosynostosis, tengkorak kepala bayi tidak terbentuk secara sempurna. Kelainan tulang ini bisa terjadi ketika jaringan sutura (jaringan yang menghubungkan lempeng tulang tengkorak) menutup lebih cepat dari semestinya. Inilah yang membuat otak bayi tidak mampu berkembang sempurna.

 

Skoliosis

Kemungkinan besar Anda pasti sudah tidak asing dengan kelainan tulang satu ini. Skoliosis menyebabkan tulang belakang berbentuk huruf “S” sehingga posisi tubuh antara kanan dan kiri jadi tidak seimbang. Pada banyak kasus, penyakit skoliosis ini disebabkan oleh faktor keturunan.

 

Spondilitis

Sama seperti skoliosis, spondilitas juga kebanyakan disebabkan oleh faktor keturunan. Bedanya, spondilitis merupakan kelainan dalam bentuk infeksi tulang belakang yang menyebabkan pertumbuhannya terganggu. Alhasil, bentuk tulang belakang pun jadi tidak sempurna. Selain faktor keturunan, kurangnya konsumsi kalsium pada ibu hamil juga dapat mengganggu perkembangan tulang pada janin.

 

Agar bayi bisa terhindar dari berbagai kelainan tulang di atas, Protecal Ladies bisa mengkonsumsi Protecal secara rutin. Suplemen kalsium ini aman dikonsumsi selama kehamilan dan dapat membantu mencegah ibu hamil kekurangan kalsium. Yuk, penuhi kecukupan kalsium untuk pembentukan tulang pada janin dengan mengkonsumsi Protecal!

fact
2018-09-14

Protecal Ladies, perlu diketahui bahwa tidak semua penyakit disebabkan oleh faktor keturunan, termasuk penyakit tulang. Pada beberapa kasus seperti kecelakaan, trauma, infeksi, virus, atau bahkan pengeroposan akibat kurangnya kalsium juga dapat memicu penyakit tulang. Untuk menghindari kesalahpahaman tentang beberapa penyakit tulang ini, Protecal sudah merangkum penjelasan ringkasnya untuk Anda.

 

Gout

Gejala awal penyakit tulang yang satu ini masih sering dianggap sebagai rematik. Padahal, gout merupakan penyakit tulang yang disebabkan oleh peningkatan konsentrasi asam dalam pertumbuhan tulang. Umumnya, penyakit tulang ini menyerang orang-orang yang kelebihan berat badan. Gout ditandai dengan kondisi sulit bergerak, bengkak, dan kemerahan. Pengobatannya berupa suntikan zat urikosorik guna menurunkan kadar asam urat dalam darah.

 

Kifosis, Lordosis, dan Skoliosis

Anda mungkin pernah mendengar tiga istilah kelainan tulang ini saat duduk di bangku sekolah. Kifosis yaitu kelainan tulang belakang yang melengkung ke depan sehingga penderita akan mengalami bungkuk. Umumnya, penyakit tulang ini disebabkan oleh kelemahan otot di punggung atas. Sebaliknya, lordosis adalah kelainan tulang belakang yang membuat punggung penderita melengkung masuk menuju area pinggang. Penyebabnya cukup beragam, mulai dari postur tubuh yang keliru saat duduk hingga sering mengangkat benda berat.

Sedangkan, skoliosis merupakan kondisi tulang belakang yang bengkok ke kanan atau kiri akibat kebiasaan postur duduk yang keliru atau terjadinya kegagalan fungsi sistem saraf dan otot. Dengan demikian, baik kifosis, lordosis, dan skoliosis bukanlah penyakit tulang yang dipicu oleh faktor keturunan.

 

Osteogenesis Imperfecta

Berbeda dari penyakit tulang sebelumnya, osteogenesis imperfecta merupakan gangguan tulang yang disebabkan oleh faktor keturunan. Umumnya, penyakit ini ditandai dengan keretakan tulang pada sebagian besar patologis dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Tentu saja, penyakit ini sulit dideteksi sejak dini. Pemeriksaannya bahkan cukup panjang, baik secara medis hingga riwayat kesehatan keluarga penderita. Osteogenesis imperfecta tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dicegah melalui terapi farmokologi serta penggunaan kursi roda.

 

Fibrous Dysplasia

Tidak jauh berbeda dari osteogenesis imperfecta, fibrous dysplasia juga merupakan penyakit tulang yang dipicu oleh kelainan genetik. Kondisi penderita fibrous dysplasia umumnya mengalami gangguan pertumbuhan pada jaringan fibrosa sehingga tulang menjadi rusak dan mudah patah. Umumnya, bagian tubuh yang diserang adalah tulang pinggul, tulang lengan atas, dan tulang wajah. Ditandai dengan kelainan bentuk pada tulang, penderita harus mengonsumsi obat-obatan seperti pamidronate atau dianjurkan untuk melakukan operasi.

 

Kanker tulang

Protecal Ladies, kanker tulang sering menyerang bagian kaki dan lengan. Hal inilah yang membuat pembengkakan pada bagian tulang dan persendian sehingga penderita akan sulit bergerak. Belum diketahui penyebab pasti kanker tulang, namun beberapa dokter tulang menduga bahwa penyakit ini disebabkan oleh mutasi struktur DNA sehingga sel-sel kanker terus bertumbuh. Penanganannya melalui operasi pengangkatan tulang atau amputasi jika sel kanker sudah menyebar ke luar tulang.

 

Setelah memahami dengan baik beberapa macam penyakit tulang tadi, semoga Anda tidak lagi salah kaprah tentang penyebab gangguan tulang tersebut. Penyakit tulang akibat faktor keturunan atau kebiasaan pola hidup yang salah dapat dicegah dengan menjaga asupan kalsium untuk tubuh. Dengan rutin mengonsumsi Protecal Solid, kesehatan tulang Anda bisa lebih terlindungi. Semoga bermanfaat!

fact
2018-08-23