Mengapa Tulang Itu Keras?

Protecal Ladies, tulang adalah penopang tubuh  yang berperan penting agar manusia dapat berjalan tegak, melindungi organ dalam, dan menopang tubuh. Tulang tersusun dari matriks yang berbahan padat. Tulang bersifat keras karena di dalam tulang terdapat kalsium yang memberikan tekstur keras pada tulang. Beberapa faktor lainnya salah satunya adalah karena orang yang berusia muda, misalnya anak- anak, tulangnya masih memiliki banyak zat perekat dan masih dapat mengalami pertumbuhan.

Berdasarkan bahan penyusunnya, tulang dibagi menjadi dua, yaitu tulang keras dan tulang rawan.

 

TULANG RAWAN

Nah Protecal Ladies, kamu harus tau bahwa tulang rawan tersusun dari sel yang disebut kondroblas. Kondroblas ini akan terkurung bersama matriks di dalam lakuna dan membentuk tulang rawan. Matriks penyusun tulang rawan bersifat elastis dan padat, beberapa matriks pembentuk tulang rawan antara lain serabut hialin dan fibrosa.

Pada anak-anak, tulang dalam tubuhnya lebih banyak tersusun oleh tulang rawan. Sementara pada orang dewasa tulang rawan terdapat pada beberapa bagian tubuh saja seperti hidung dan daun telinga.

 

TULANG KERAS

Bedanya dengan tulang rawan, tulang keras tersusun dari zat kapur dan fosfat yang menyebabkan tulang menjadi sangat keras. Tulang keras tersusun dari sel osteoblas yang tidak aktif yang disebut osteosit. Tulang keras memiliki matriks tulang yang rapat dan padat.

Contoh bentuk tulang keras adalah tulang pendek, tulang pipih, tulang pipa, dan tulang tak beraturan.

Pada orang dewasa, sebagian besar rangkanya tersusun dari tulang keras. Zat-zat yang menyusun tulang keras berbeda dengan penyusun tulang rawan. Tulang keras tersusun dari bahan yang padat dan tidak renggang besar, sehingga teksturnya lebih kuat dan keras ketimbang tulang rawan.