Tulang manusia merupakan organ tubuh yang paling unik. Beberapa proses biologis bisa menyebabkan perubahan pada tulang. Satu hal yang sudah diketahui banyak orang adalah jumlah tulang pada bayi lebih banyak daripada orang dewasa. Ini karena tulang bayi masih banyak yang belum terangkai. Namun, ada satu hal lagi tentang tulang yang mungkin belum Anda ketahui. Fakta ini terkait dengan tulang lengan pada manusia. Ada apa dengan tentang tulang lengan?

 

Tulang lengan rawan patah?

Ternyata, tulang di bagian lengan adalah salah satu tulang yang paling rawan patah. Ini dibuktikan oleh beberapa penelitian yang dilakukan para ahli. Pada kebanyakan kasus patah tulang yang dialami orang dewasa, kebanyakan mengalami patah pada bagian lengan. Padahal, tulang lengan manusia terdiri atas dua bagian, yakni radius dan ulna.

Dari jalinan dua tulang ini, ulna adalah bagian yang lebih rawan. Alasannya, ulna ada di bagian yang lebih luar dibandingkan dengan radius. Ulna juga lebih rentan terdampak jika terjadi sesuatu pada bagian lengan—misalnya tertimpa beban berat atau jatuh. Namun, dalam beberapa kasus patah tulang, bukan tidak mungkin radius dan ulna patah sekaligus.

 

Tulang lain yang juga rawan patah

Selain tulang lengan, beberapa tulang lain dalam tubuh manusia juga rawan patah. Salah satunya adalah selangka atau clavicle. Kasus patah tulang selangka ini sangat umum ditemukan pada anak-anak. Alasannya tak lain adalah karena tulang selangka sangat terlihat dari luar. Anda bisa melihatnya dari bentuknya yang menonjol pada permukaan kulit.

Tidak hanya tulang lengan dan selangka saja yang mudah patah, tulang kering atau tibia juga sangat rentan untuk patah. Alasannya sama dengan tulang lengan, tulang di bagian ini rentan patah karena pada kasus kecelakaan atau jatuh, daerah inilah yang paling sering terdampak. Akibatnya, tulang ini sangat rawan patah. 

 

Apa penyebabnya?

Penyebab tulang patah sangat beragam, bisa dari luar dan dalam tubuh manusia. Jika penyebabnya dari luar, biasanya adalah karena kecelakaan atau tertimpa beban berat. Namun, jika dari dalam, penyebabnya bisa sangat beragam. Mulai dari pengeroposan tulang atau osteoporosis, hingga karena penyakit lain seperti kanker.

Apabila penyebabnya dari luar, penanganannya tak lain adalah melalui tindakan bedah atau operasi. Biasanya dokter akan langsung merujuk Anda untuk melakukan operasi sesaat setelah mengalami kecelakaan yang berakibat pada patahnya tulang. Namun, untuk patah tulang karena faktor dari dalam, penanganannya bisa sangat variatif.

 

Langkah pencegahan

Supaya tidak terserang penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan tulang (osteoporosis) hingga mengalami patah, Protecal Ladies bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Salah satunya adalah dengan rutin berolahraga. Dengan berolahraga, Anda bisa melatih tulang, sendi, sekaligus otot-otot yang ada di sekitar tulang.

Selain itu, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen penambah kalsium seperti Protecal Solid. Protecal Solid ini bisa membantu mencukupi kebutuhan kalsium tubuh sehingga penyakit tulang seperti osteoporosis bisa dihindari. Tulang yang kuat tentu akan mengoptimalkan aktivitas harian Anda.

fact
12/10/2018

Anda mungkin lebih familiar dengan nyeri sendi atau nyeri otot sehingga mengabaikan fakta bahwa tulang juga bisa mengalami nyeri. Ya, tulang juga bisa mengalami rasa nyeri dan jika tidak ditangani dengan segera, maka bisa berakibat fatal. Berikut ini beberapa fakta tentang nyeri tulang dan langkah-langkah jitu yang bisa Anda lakukan sebagai pencegahannya.

 

Penyebab nyeri tulang

Tidak seperti nyeri sendi dan nyeri otot yang bisa segera diketahui penyebabnya, nyeri tulang akan lebih sulit untuk diketahui penyebabnya. Nyeri tulang bisa diakibatkan oleh trauma setelah terjadinya kecelakaan atau terjatuh. Utamanya, nyeri tulang terjadi setelah kecelakaan yang menimbulkan cedera serius atau permanen.

Selain itu, nyeri tulang juga bisa terjadi karena penyakit yang menjangkit organ tulang dalam tubuh manusia. Salah satunya adalah karena kanker dan osteoporosis. Jenis kanker semacam leukima berpotensi besar untuk menyerang organ tulang sehingga mengakibatkan nyeri. Sedangkan pada kasus osteoporosis, tulang akan menipis sehingga rentan terasa nyeri

 

Langkah-langkah pencegahan

Apabila nyeri tulang tidak disebabkan oleh kecelakaan dan kelainan genetik, Protecal Ladies bisa melakukan beberapa langkah pencegahan, di antaranya sebagai berikut:

  • Mengatur pola makan

Tulang yang mengalami pengapuran akan sangat rentan terserang nyeri tulang. Penyebab pengapuran tulang ini adalah karena kurangnya asupan mineral dalam tubuh. Akibatnya, kekuatan dan kepadatan tulang akan berkurang. Jika dibayangkan, tulang akan memiliki rongga-rongga besar saat kekurangan mineral.

Selain itu, berat badan juga bisa menjadi penyebab nyeri tulang. Saat tubuh kelebihan berat badan, maka lemak akan menghimpit tulang dan sendi yang menggabungkan tulang. Apabila hal ini terjadi, maka tulang menjadi tegang dan Anda akan merasakan nyeri yang berlebih. Untuk itu, aturlah pola makan supaya tidak obesitas dan kadar lemak bisa lebih teratur.

  • Rutin berolahraga

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk melindungi tulang adalah dengan rutin berolahraga. Olahraga akan membantu Protecal Ladies untuk melatih kekuatan tulang sehingga tidak mudah terserang nyeri tulang. Di samping itu, olahraga juga bisa membantu membakar kalori sehingga lemak tidak akan menumpuk di dalam tubuh.

Tidak perlu melakukan olahraga yang rumit dan berat. Anda cukup berjalan kaki. Berjalan kaki secara rutin akan membantu melatih kekuatan tulang sekaligus menambah produksi pelumas pada sendi. Anda juga bisa melatih fisik dengan melompat-lompat dalam hitungan tertentu. Saat melompat, kekuatan tulang akan lebih terlatih lho, Protecal Ladies.

  • Konsumsi suplemen kalsium

Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, nyeri tulang bisa disebabkan oleh kurangnya asupan mineral dalam tubuh yaitu Kalsium. Solusi cepatnya, Anda bisa mengonsumsi suplemen penambah kalsium. Suplemen seperti ini akan melengkapi asupan nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi.

Anda bisa memenuhi kebutuhan kalsium dengan rutin mengonsumsi Protecal Solid. Protecal Solid mengandung kalsium dan juga vitamin yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin C dan D. Tidak hanya itu, Protecal juga bebas gula sehingga Anda bisa terhindar dari cavities pada gigi dan tulang.

 

Meski tidak punya riwayat nyeri tulang, tidak ada salahnya melakukan pencegahan sedini mungkin dengan cara-cara di atas. Semoga Protecal Ladies sehat selalu, ya!

tips
05/10/2018

Seperti namanya, nyeri tulang merupakan nyeri yang terjadi pada tulang. Nyeri tulang bisa mempengaruhi satu atau lebih tulang Anda. Apakah nyeri tulang sama dengan nyeri otot? Tidak. Anda bisa mengurangi nyeri otot dengan cara tidak bergerak atau menjaga posisi otot, namun tidak begitu halnya dengan nyeri tulang. Nyeri tulang tidak akan hilang dengan mengistirahatkan badan, melakukannya justru berdampak tidak bagus. Kenapa? Berikut informasinya!

 

Dampak kurangnya pergerakan fisik

Ketika mengalami nyeri otot, Anda memang disarankan agar tidak banyak bergerak untuk meredakan nyeri. Namun, nyeri tulang tidak akan hilang dengan mengurangi pergerakan fisik. Justru, kurangnya pergerakan fisik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang selanjutnya menimbulkan gangguan pada fungsi persendian dan tulang. Kurang beraktivitas bisa menurunkan produksi cairan synovial yang berfungsi melumasi sendi secara alami.

Tidak hanya itu, kurang bergerak juga identik dengan perubahan postur tubuh alamiah lho, Protecal Ladies. Apabila postur tubuh mengalami perubahan yang cukup signifikan, hal ini bisa memicu nyeri tulang. Kurang aktif secara fisik juga dapat membuat sirkulasi darah dalam tubuh menjadi tidak lancar. Alhasil, terjadi kekurangan pasokan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Oleh karena itu, Anda sebaiknya lebih banyak bergerak.

 

Aktivitas fisik yang dianjurkan

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, kurangnya aktivitas fisik memicu berbagai masalah kesehatan tulang. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan aktivitas fisik yang tepat untuk menjaga kesehatan tulang. Lakukanlah aktivitas fisik yang tepat untuk menjaga tulang tetap pada performa terbaiknya. Anda bisa melakukan aktivitas fisik ringan seperti yoga secara teratur, baik, dan benar untuk memperoleh manfaatnya secara maksimal.

 

Tidak semua aktivitas fisik baik dilakukan saat nyeri tulang

Melakukan aktivitas fisik saat nyeri tulang memang baik, namun bukan berarti Anda bisa melakukan semua jenis aktivitas fisik. Hindari jenis olahraga high impact yang membutuhkan pergerakan cepat dan melelahkan. Cobalah olahraga low impact seperti berenang, pilates, dan tai chi yang sangat ideal terutama jika dilakukan di bawah pengawasan pengajar profesional.

Sebagai informasi, menurut pakar yoga dunia, B.K.S Inyengar, latihan asana yoga yang sistematis dan konsisten dapat mengaktifkan sistem sirkulasi limfatik tubuh. Melakukan yoga secara teratur dapat membuat sirkulasi darah lebih lancar sehingga membuat semua nutrisi yang baik bagi kesehatan tulang dapat diserap lebih maksimal.

 

Segera periksakan diri ke dokter

Biasanya, nyeri tulang disebabkan oleh kondisi yang serius. Jadi, Anda harus segera memeriksakan diri jika mengalami beberapa kondisi seperti:

  • Nyeri tulang yang tidak bisa dijelaskan dan tidak membaik dalam beberapa hari.
  • Nyeri tulang yang disertai dengan penurunan nafsu makan, berat badan, hingga kelelahan.
  • Nyeri tulang akibat cedera yang membuat tulang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

 

Perbanyaklah bergerak untuk memastikan tulang Anda sehat dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jangan ragu pula untuk segera memeriksakan diri jika nyeri tulang yang dirasakan sudah berlebihan. Semoga bermanfaat!

fact
26/09/2018

Kalsium merupakan mineral paling penting yang dibutuhkan untuk membangun tulang kuat dan sehat. Kekurangan kalsium dapat memicu pertumbuhan tulang yang terganggu. Meskipun penting, jumlah kalsium dalam tubuh tak boleh berlebihan karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Lantas, berapa banyak kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh? Yuk, cari tahu!

 

Jumlah kalsium yang dibutuhkan tubuh

Berdasarkan sejumlah penelitian pada akhir tahun 1970-an, jumlah kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh adalah 1.200 mg per hari. Dilansir dari Harvard Health Publishing, dengan jumlah asupan tersebut, keseimbangan kalsium pada wanita setelah menopause dapat dipertahankan, Protecal Ladies.

Namun, bukan berarti dengan mengkonsumsi 1.200 mg kalsium per hari kebutuhan kalsium dalam tubuh Anda sudah pasti cukup. Ada kemungkinan tidak semua kalsium terserap oleh tubuh. Sebagai antisipasi, Anda perlu mengkonsumsi vitamin D yang dapat membantu tubuh menyerap kalsium. Jika asupan vitamin D Anda mencukupi, akan lebih mudah bagi tubuh Anda untuk bisa menyerap kalsium lebih maksimal.

 

Jumlah kalsium yang berlebihan

Asupan kalsium 1.200 mg per hari merupakan rekomendasi minimal. Kebutuhan ini dapat lebih rendah atau lebih tinggi tergantung usia. Masalahnya, memenuhi asupan kalsium 1.200 mg per hari bukanlah perkara mudah, mengingat banyak orang yang justru kekurangan asupan kalsium. Oleh karena itu, banyak yang memilih mengkonsumsi suplemen kalsium demi mencukupi kebutuhannya.

Mengkonsumsi suplemen kalsium bisa jadi jalan pemenuhan asupan kalsium, namun jangan berlebihan. Konsumsi suplemen kalsium berlebih dapat menyebabkan jumlah kalsium dalam tubuh terlalu tinggi. Kondisi yang sering disebut dengan hiperkalsemia ini dapat membuat tulang menjadi lemah, fungsi ginjal menurun, hingga fungsi otak dan jantung yang kurang optimal.

Dilansir dari National Institutes of Health, berikut informasi batas atas asupan kalsium per hari:

  • Usia 51 ke atas : 2.000 mg per hari
  • Usia 19-50 tahun : 2.500 mg per hari
  • Usia 9-18 tahun : 3.000 mg per hari
  • Usia 1-8 tahun : 2.500 mg per hari

 

Memenuhi asupan kalsium dengan suplemen kalsium

Dalam rangka pemenuhan asupan kalsium, Anda mungkin membutuhkan suplemen kalsium. Beberapa kondisi yang menuntut Anda mengkonsumsi suplemen kalsium adalah:

  • Memiliki pola makan vegetarian.
  • Mengidap intoleransi laktosa dan harus membatasi konsumsi produk susu.
  • Mengkonsumsi protein dalam jumlah sangat tinggi yang dapat membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak kalsium.
  • Mengalami osteoporosis.
  • Menerima pengobatan kortikosteroid jangka panjang.

 

Pastikan Anda memperhatikan jumlah asupan kalsium yang dikonsumsi untuk memastikan kondisi tulang dan tubuh tetap sehat secara keseluruhan. Semoga bermanfaat!

tips
21/09/2018
The Latest Article

Banyak hal yang harus dihindari oleh wanita saat hamil, tak terkecuali high heels. Sebelum mengandung buah hati, kamu mungkin hobi menggunakan jenis sepatu yang satu ini, Protecal Ladies. Namun saat tengah mengandung, menghindari penggunaan high heels bisa jadi pilihan terbaik. Meskipun tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk memakai high heels, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dan perhatikan. Apa saja? Berikut informasinya!

 

  1. Kemungkinan terjatuh saat memakai high heels
    Meskipun sudah terbiasa menggunakan heels, kamu harus sadar akan kemungkinan terjatuh bila memakai high heels saat hamil. Kemungkinan ini bisa terjadi karena perubahan postur saat hamil akan mengubah titik tumpu. Perubahan ini biasanya terjadi pada tulang belakang dan dipengaruhi kondisi ibu hamil yang akan membawa beban di depan. Karena tumpuan berdirinya tidak sama, ibu hamil dapat hilang keseimbangan dan terjatuh.
  1. High heels membuat betis bumil mengencang dan mengakibatkan kram
    Berdasarkan informasi dari The Pregnancy Centre, high heels dapat membuat betis ibu hamil mengencang dalam waktu lama dan bisa mengakibatkan kram. Jika mengalami sakit punggung, itu adalah pertanda ibu hamil perlu mengganti alas kaki menggunakan sepatu flat atau tanpa tumit tinggi. Namun bila bumil memang sangat suka memakai high heels, sebaiknya tidak terus menerus mengenakan sepatu bertumit tinggi tersebut untuk menghindari kram.
  1. Munculnya rasa sakit di bagian bawah punggung
    Saat hamil, tubuh bumil sedang dalam masa memproduksi lebih banyak hormon yang bermanfaat agar bayi dapat lebih mudah turun ke pintu atas panggul. Kondisi ini berakibat pada mengendurnya ligamen dalam tubuh. Pengenduran ligamen dapat berakibat pada pinggul, panggul, dan sendi-sendi punggung yang menjadi lemah dan lebih mudah bergeser. Saat memakai high heels, postur tubuh bumil dapat berubah sehingga menjadi bertumpu pada area-area yang rentan tersebut.
  1. Anjuran high heels yang digunakan saat hamil
    Saat sedang mengandung buah hati, bumil bukannya dilarang memakai high heels. Sebenarnya, bumil justru dianjurkan memakai heels atau sepatu bertumit, namun dengan batasan tertentu. Selama hamil, bumil dianjurkan menggunakan sepatu dengan tinggi heels maksimal 3 cm. Tinggi tersebut diketahui bermanfaat untuk menggeser berat badan bumil sedikit lebih maju dari kaki sehingga dapat meringankan ketidaknyamanan beban kehamilan.

 

Protecal Ladies, itulah beberapa hal yang perlu bumil ketahui mengenai penggunaan high heels saat hamil. Semoga bermanfaat dan semoga bumil dan janin selalu sehat!

fact
2018-12-28

Selama masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan asupan gizi yang mencukupi. Pola makan dan konsumsi berbagai suplemen hamil menjadi salah satu kunci bagi asupan gizi yang terpenuhi. Salah satu zat gizi yang memiliki peran penting bagi kesehatan ibu hamil dan janin adalah Kalsium.  Kalsium sangat perlu diperhatikan oleh ibu hamil sejak awal kehamilan. Kenapa ibu hamil perlu Kalsium? Berikut jawbannya!

 

  1. Bahan baku utama pembentukan tulang dan gigi janin
    Selama berada dalam kandungan, janin membutuhkan Kalsium sebagai bahan baku utama pembentukan tulang dan gigi. Oleh karena itu, Protecal Ladies diwajibkan untuk memenuhi kebutuhan Kalsium selama masa kehamilan. Tingkat kebutuhan harian Kalsium yang meningkat selama masa kehamilan bermanfaat bagi kesempurnaan tumbuh kembang janin. Selain itu, Kalsium juga bermanfaat mendukung pembentukan kekuatan saraf dan otot dalam tubuh janin.
  1. Bila asupan Kalsium kurang, Kalsium dalam tubuh ibu hamil akan diserap janin
    Mengingat Kalsium berperan penting dalam pembentukan organ tubuh janin, tubuh janin secara otomatis memiliki sistem yang akan menyerap Kalsium dalam tubuh ibu hamil jika asupan Kalsium yang didapatkannya kurang. Apabila hal ini berlangsung terus-menerus, maka ibu hamil berisiko mengalami keropos pada tulang dan gigi. Hal ini tentunya akan membuat ibu hamil kurang sehat dan mengancam keselamatan janin.
  1. Wanita memiliki kebutuhan Kalsium yang sudah cukup tinggi
    Bila dilihat berdasarkan angka kecukupan gizi 2013, kebutuhan Kalsium harian wanita Indonesia secara umum lebih tinggi dibanding pria. Kebutuhan ini akan semakin meningkat saat masa kehamilan. Kondisi inilah yang membuat kebutuhan Kalsium harian ibu hamil menjadi sangat tinggi, Protecal Ladies. Terutama bagi masa kehamilan trimester awal hingga akhir, ibu hamil membutuhkan tambahan 200 mg Kalsium setiap harinya.
  1. Membuat tulang ibu hamil menjadi lebih kuat
    Saat hamil, wanita memiliki kemampuan menyerap lebih banyak Kalsium dan memproduksi lebih banyak estrogen yang bermanfaat dalam menguatkan tulang. Kondisi ini pada akhirnya akan membuat tulang ibu hamil menjadi jauh lebih kuat. Kalsium sendiri mempunyai fungsi penting bagi otot ibu hamil terutama saat nantinya terjadi kontraksi. Asupan Kalsium yang mencukupi dapat membantu ibu hamil untuk bisa lebih relaks saat mengalami kontraksi.
  1. Mencegah kenaikan berat badan berlebih
    Ibu hamil memerlukan Kalsium sekitar 1.200 mg per hari atau setara dengan 3 gelas susu berukuran 200 ml. Selain itu, ibu hamil juga harus berkonsultasi dengan dokter mengenai sumber asupan Kalsium. Sebuah studi dari University of Tennessee menunjukkan bahwa mengkonsumsi Kalsium dari susu tanpa gula bermanfaat mencegah kenaikan berat badan berlebih saat hamil. Asupan Kalsium juga bisa ditambah dengan mengkonsumsi suplemen Kalsium.

 

Itulah beberapa alasan kenapa Kalsium sangat penting bagi ibu hamil, Protecal Ladies. Semoga bermanfaat!

fact
2018-12-21

Di masa pertumbuhannya, anak-anak membutuhkan asupan kalsium dalam jumlah banyak untuk mendukung kesehatan tulang dan giginya. Dengan memenuhi kebutuhan kalsium bagi anak, maka mereka dapat tumbuh tinggi dengan gigi yang lengkap dan kuat. Lebih lanjut, mineral kalsium berperan secara aktif dalam menjaga fungsi otot dan saraf sehingga sebagai orang tua wajib memenuhi kebutuhan asupan kalsium untuk anak.

  1. Meningkatkan kecerdasan anak
    Selain mengoptimalkan tinggi badan anak, dengan memenuhi asupan kalsium yang dibutuhkan anak setiap harinya, maka Anda juga berperan aktif dalam meningkatkan kecerdasan anak. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kalsium juga turut membantu dalam menjaga fungsi otot dan sistem saraf anak. Dalam hal ini kalsium terlibat dalam mengantarkan sinyal-sinyal dari tulang belakang ke pusat sistem saraf di otak. Dengan kebutuhan asupan kalsium yang terpenuhi maka anak lebih cepat menangkap dan mencerna informasi yang didapatkan.

  2. Memperkuat daya tahan tubuh
    Protecal Ladies, pentingnya asupan kalsium untuk anak juga berpengaruh terhadap daya tahan tubuhnya. Tanpa disadari kalsium juga berperan dalam mengaktifkan enzim-enzim penghasil energi dalam tubuh. Dengan memenuhi asupan kalsium yang dibutuhkan, maka sistem daya tahan tubuh anak bekerja lebih baik sehingga dapat menangkal berbagai penyakit menular berbahaya.

  3. Menjaga sistem metabolisme
    Pembentukan hormon dan enzim yang dibutuhkan oleh sistem metabolisme tubuh juga dipengaruhi oleh kadar mineral kalsium. Jika jumlahnya tercukupi dengan baik, maka metabolisme di tubuh anak-anak juga bekerja secara optimal. Namun demikian, pastikan Anda juga memenuhi asupan nutrisi lainnya, sebab terlalu banyak menyimpan kalsium di dalam sistem metabolisme juga bisa mengakibatkan anak susah BAB.

 

Lalu Bagaimana Jika Kebutuhan Kalsium Tidak Terpenuhi?

Anak-anak yang kekurangan asupan kalsium cenderung lebih mudah terlihat lesu, lemah dan mudah berkeringat. Dalam kondisi yang parah anak-anak juga akan mengalami kram otot dan sulit tidur. Jika dibiarkan dalam jangka panjang maka anak-anak lebih berisiko terkena gangguan osteoporosis yang mengakibatkan tulang rapuh dan mudah patah. Bahkan, anak-anak yang tidak tercukupi kalsiumnya bisa terkena Rakitis, yaitu kelainan bentuk pada tulang akibat pelunakan sehingga anak menjadi bungkuk dan tidak mampu berjalan karena tulangnya rapuh.

 

Kira-kira Berapa Jumlah Ideal Kalsium Untuk Anak?

Setelah mempelajari pentingnya asupan kalsium untuk anak, Protecal Ladies juga wajib memahami jumlah ideal yang dibutuhkan anak-anak setiap harinya. Berdasarkan AKG Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, anak-anak di usia 0 – 6 bulan membutuhkan kalsium 200 mg, sementara usia 7 – 11 bulan sebesar 250 mg, 1 – 3 tahun 650 mg, dan 1.000 mg per hari untuk anak-anak di usia 4 tahun ke atas.

Sumber makanan terbaik yang bisa dikonsumsi anak-anak untuk memenuhi kebutuhan kalsium dalam tubuhnya bisa didapatkan dari susu, telur, kacang almond, serta sayuran hijau seperti bayam, brokoli, ataupun selada. Namun, Anda juga bisa menambahkan suplemen kalsium untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian anak-anak. Salah satunya adalah Protecal yang sudah terbukti aman dikonsumsi harian untuk penuhi asupan kalsium untuk tulang.

 

Itulah tadi pentingnya asupan kalsium untuk anak yang perlu Anda pahami dengan baik. Untuk menjaga tulang tetap sehat kini dan nanti, pastikan Anda sudah memenuhi kebutuhan kalsium dalam tubuh dengan baik. Bila perlu minum Protecal Osteo yang tinggi Kalsium dan vitamin D yang mampu menjaga kepadatan tulang sehingga mencegah penyakit osteoporosis.

fact
2018-12-14