7 Kelainan Tulang pada Bayi Baru Lahir

Bayi yang lahir sehat dan normal merupakan dambaan setiap orang tua. Namun, ada kalanya bayi dapat mengalami kelainan pada tulang bawaan sejak dia lahir. Hal ini salah satunya disebabkan oleh gangguan metabolisme ketika proses pembentukan tulang sejak dalam kandungan. Apa saja kelainan tulang pada bayi baru lahir? Simak ulasannya di bawah ini!

 

Osteomalacia

Pada bayi yang mengalami osteomalacia, struktur tulang berubah menjadi lunak. Kelainan ini akan menyebabkan tulang bayi menjadi sangat rapuh sehingga lebih mudah terjadi patah tulang. Karena tulang yang terlalu rapuh, patah tulang bahkan bisa terjadi akibat benturan ringan.

 

Spina Bifida

Spina bifida membuat bayi memiliki tulang punggung yang tidak terbentuk dengan normal. Kelainan tulang belakang pada bayi baru lahir ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Beberapa di antaranya seperti hydrocephalus, saraf lemah dan terjadi kelumpuhan. Spina bifida akan membuat saraf tulang belakang keluar sehingga harus dioperasi.

 

Kaki bengkok

Kelainan tulang bawaan pada bayi baru lahir ini dapat mempengaruhi bentuk pada telapak kaki menjadi tidak normal. Bayi yang mengalami kelainan kaki bengkok, telapak kakinya akan membengkok ke dalam, lebih pendek, dan melebar. Hal ini juga dapat terjadi ketika bayi mengalami polio.

 

Osteogenesis imperfecta

Penyakit kelainan tulang bawaan ini juga disebut dengan rapuh tulang. Bayi yang baru lahir dengan kondisi osteogenesis imperfecta (OI) akan mengalami risiko patah tulang. Biasanya, bayi juga akan mengalami masalah gigi dan kelemahan otot. Namun, penyakit ini terbilang jarang terjadi karena perbandingannya hanya satu dari 20.000 kelahiran. 

 

Craniosynostosis

Pada kondisi craniosynostosis, tengkorak kepala bayi tidak terbentuk secara sempurna. Kelainan tulang ini bisa terjadi ketika jaringan sutura (jaringan yang menghubungkan lempeng tulang tengkorak) menutup lebih cepat dari semestinya. Inilah yang membuat otak bayi tidak mampu berkembang sempurna.

 

Skoliosis

Kemungkinan besar Anda pasti sudah tidak asing dengan kelainan tulang satu ini. Skoliosis menyebabkan tulang belakang berbentuk huruf “S” sehingga posisi tubuh antara kanan dan kiri jadi tidak seimbang. Pada banyak kasus, penyakit skoliosis ini disebabkan oleh faktor keturunan.

 

Spondilitis

Sama seperti skoliosis, spondilitas juga kebanyakan disebabkan oleh faktor keturunan. Bedanya, spondilitis merupakan kelainan dalam bentuk infeksi tulang belakang yang menyebabkan pertumbuhannya terganggu. Alhasil, bentuk tulang belakang pun jadi tidak sempurna. Selain faktor keturunan, kurangnya konsumsi kalsium pada ibu hamil juga dapat mengganggu perkembangan tulang pada janin.

 

Agar bayi bisa terhindar dari berbagai kelainan tulang di atas, Protecal Ladies bisa mengkonsumsi Protecal secara rutin. Suplemen kalsium ini aman dikonsumsi selama kehamilan dan dapat membantu mencegah ibu hamil kekurangan kalsium. Yuk, penuhi kecukupan kalsium untuk pembentukan tulang pada janin dengan mengkonsumsi Protecal!