Kurang aktivitas fisik penyebab tulang rapuh

Tulang manusia adalah bagian utama yang menopang tubuh secara keseluruhan. Tanpa tulang kita tidak mungkin dapat melakukan aktivitas seperti berdiri, duduk, berlari, dan lain-lain. Oleh karena itu, penting menjaga kesehatan dan kekuatan tulang anda setiap harinya.

Beberapa penelitian baru-baru ini mengatakan kurangnya aktivitas fisik pada tubuh dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh, seperti yang ditulis seorang Profesor Antropologi , Ilmu Pengetahuan Teknologi Dan Informasi dari Pennsylvania State University, Timothy M. Ryan mengatakan bahwa kurangnya aktivitas fisik pada tubuh manusia akan menyebabkan tulang lebih rapuh daripada primata non manusia.

Penjelasan ini cukup beralasan karena menurut Timothy, kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan tempurung tulang paha anda menjadi lebih tipis dan lebih ringan dari kondisi normal daripada yang di temukan pada primata seperti simpanse, gorilla, dan orangutan.

Timothy juga menambahkan manusia dan primata memiliki struktur tulang yang sangat berbeda, yang mana struktur tulang manusia lebih ringan dan lebih kecil jika dibandingkan dengan gorilla atau orangutan. Penelitian yang dilakukan oleh Timothy ini  masuk dalam jurnal Proceedings of the National Academy Of Sciences. Studi ini dilakukan pada 59 orang dewasa dan 229 primata non-manusia . Penelitian ini juga menemukan bahwa manusia yang berprofesi sebagai petani memiliki massa tulang lebih baik dibandingkan dengan manusia yang berpfrofesi sebagai pemburu.

Temuan dari penelitian ini sangatlah bermanfaat agar anda lebih memahami bentuk tulang dan rapuhnya tulang yang disebabkan oleh bertambahnya usia pada manusia modern di zaman sekarang ini. Oleh karena itu, penting sekali  dilakukannya aktivitas fisik seperti berolahraga untuk meningkatkan kekuatan tulang dan menghindari kerapuhan tulang.

Latihan fisik dapat meningkatkan kepadatan tulang sehingga mengurangi resiko terjadinya osteoporosis. Pada dasarnya osteoporosis dibagi menjadi dua, yaitu osteoporosis primer yang erat kaitannya dengan hormon wanita dan usia yang semakin bertambah. Sedangkan osteoporosis sekunder berhubungan dengan keadaan klinis. Dengan melakukan latihan fisik maka akan membantu dalam densitas meningkat dan menjaga kepadatan tulang. Meskipun demikian latihan fisik harus dilakukan dengan baik, benar, teratur dan terukur.

Jaga selalu kesehatan tubuh dan tulang anda dengan latihan fisik yang teratur untuk mencegah osteoporosis dan juga dengan menjaga makanan yang sehat seperti mengkonsumsi seafood, kacang-kacangan, dan juga sayuran. Konsumsi suplemen sehat Protecal Solid untuk mendapatkan kebutuhan kalsium dan vitamin D.