Apa Perbedaan Tulang Wanita dengan Pria?

Tulang yang menopang tubuh pada pria dan wanita mempunyai perbedaan. Hal ini berhubungan dengan peran dan fungsi tulang pada setiap individu yang berbeda. Apa saja perbedaan tulang wanita dan pria, berikut beberapa perbedaan yang bisa dipahami.

1. Perkembangan Tulang

Perkembangan tulang di dalam tubuh wanita selesai lebih cepat dibandingkan dengan tulang tubuh pria. Pada wanita, tulang mengalami perkembangan lengkap mereka sekitar usia 18 tahun. Sedangkan pria, tulang terus tumbuh sampai usia mereka sekitar 21 tahun.

 

2. Perbedaan Ukuran dan Berat

Wanita mempunyai tulang yang lebih kecil, lebih ringan, dan halus. Sebaliknya, kerangka tulang pria lebih berat, besar, dan lebih kasar. Dalam meninjau tengkorak, tulang supraorbital (tulang bagian dahi), tulang zygomatic (tulang wajah yang membentuk sudut pipi), oksipital (tulang bagian belakang kepala) kurang menonjol pada wanita dibandingkan pada pria. Pada umumnya, pria memang memiliki tengkorak lebih besar dan lebih berat daripada wanita.

 

3. Perbedaan Bagian Panggul

Panggul adalah kelompok tulang-tulang dengan sedikit mengandung otot, di sekitarnya. Bagian tersebut sangat membedakan wanita dengan pria terutama terhadap fungsinya. Kerangka wanita memiliki panggul yang lebih luas daripada pria. Bagian panggul tulang pada wanita lebih bulat, dan tulang-tulang yang dikelilingi dirancang untuk menjadi lebih fleksibel untuk kehamilan dan kelahiran anak. Variasi ini terjadi karena persyaratan melahirkan pada wanita. Wanita memiliki tulang toraks (bagian tulang yang membungkus dan melindungi organ-organ utama respirasi dan sirkulasi) lebih bulat dibandingkan pria.

 

Itu dia 3 perbedaan pada tulang wanita dan pria yang sangat menonjol. Setelah mengetahui perbedaan pada masing-masing tulang, Anda bisa lebih memahami aktivitas apa yang sesuai untuk tulang wanita dan pria. Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan antara lain yoga, pilates, dansa, sampai parkour. Jaga tulang Anda dengan baik, serta lakukan pola hidup sehat agar tulang tetap kuat dan berfungsi dengan baik.

 

Photo: https://femuscleblog.wordpress.com/category/sports-performance/

Oleh: Nisa Aqila