Apakah Anda sering duduk terlalu lama? Hal ini mungkin dirasakan oleh para pekerja yang menghabiskan waktu di depan meja dan komputer. Terlalu lama duduk ternyata memiliki dampak yang tidak dapat dianggap remeh. Salah satunya adalah sakit pinggang yang jika dibiarkan dapat menyebabkan cedera pada otot ligamen dan tulang belakang. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan lima cara mudah berikut ini.

 

Ubah Posisi Duduk

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengubah posisi duduk. Hal ini bisa dilakukan setiap satu jam sekali. Selain itu Anda bisa melakukan gerakan kecil seperti berdiri, melemaskan otot badan dan peregangan. Untuk relaksasi sebaiknya dilakukan selama lima menit. Gerakan tersebut berguna untuk meregangkan kembali otot-otot pinggang yang kaku setelah Anda duduk lama.

Penting juga untuk memilih kursi yang tepat agar duduk semakin nyaman. Untuk itu, sesuaikan posisi kursi senyaman mungkin. Posisi yang tidak tepat dapat mengganggu tidak hanya masalah punggung saja tapi juga berdampak pada pinggang Anda.

 

Olahraga Teratur

Olahraga juga cukup ampuh mengurangi sakit pinggang karena terlalu lama duduk. Salah satu jenis olahraga yang dapat Anda lakukan di rumah antara lain yoga. Teknik dalam latihan yoga mampu melatih kelenturan dan kekuatan otot tubuh. Selain yoga Anda juga bisa melakukan gerakan pilates, gerakan ini menurut Journal of Orthopedic & Sports Physical Therapy mampu mengurangi sakit punggung bagian bawah.

Olahraga ringan lainnya adalah dengan berjalan-jalan selama 30-40 menit setiap hari dalam lima kali seminggu. Berenang juga mampu mengurangi sakit pinggang dan membentuk kekuatan otot bagian bawah. Lakukan secara rutin 1-2 kali dalam seminggu untuk hasil yang lebih baik.

 

Minum Air Putih

Cara mudah dan murah berikutnya mengurangi sakit pinggang adalah dengan perbanyak minum air putih. Maka dari itu sebaiknya minumlah air putih dengan jumlah yang cukup. Para ahli kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsi air putih sebanyak dua liter setiap harinya. Atau jika diukur menggunakan gelas, maka sebaiknya minumlah air putih sebanyak 8-10 gelas sehari.

Apabila Anda dalam posisi duduk terlalu lama dan kurang minum air putih sesuai jumlah yang dianjurkan, bukan tidak mungkin sakit pinggang dapat bertambah parah. Selain itu, dapat menyebabkan penyakit lainnya seperti batu ginjal. Penyakit batu ginjal ini terjadi karena kandungan kalsium yang berlebihan.

 

Perhatikan Berat Badan dan Beban Punggung

Jangan sepelekan berat badan Anda, sebaiknya lakukan pengecekan secara teratur. Pertahankan berat badan dalam batas normal. Jika berat badan Anda melebihi batas akan membuat beban punggung semakin berat. Hal ini dikarenakan berat badan ini akan menjepit dan menekan saraf tepi yang keluar dari saraf utama dan tulang belakang.

Beban yang di punggung tidak hanya disebabkan oleh bertambahnya berat badan saja. Namun dapat terjadi ketika Anda mengangkat sesuatu yang terlalu berat. Apalagi jika dilakukan dalam posisi membungkuk. Inilah yang membuat otot punggung dan pinggang terasa terbebani.

 

Penuhi Asupan Nutrisi

Terakhir, sebagai pelengkap adalah penuhi asupan nutrisi untuk tulang terutama asupan kalsium. Karena kalsium diperlukan oleh tubuh untuk memperkuat struktur tulang.  Selain buah dan sayuran, asupan kalsium dalam tubuh makin maksimal dengan mengkonsumsi suplemen yang dibuat khusus untuk kesehatan tulang.

 

Jadi, mulai sekarang Protecal Ladies jaga kondisi dan kesehatan tulang dengan berolahraga dan asupan nutrisi yang cukup.

tips
23/11/2018

Protecal Ladies, setiap kehamilan memiliki gejala yang berbeda-beda antara satu ibu hamil dengan ibu hamil lainnya. Namun, sebagian besar ibu hamil akan merasakan demam dan nyeri tulang selama masa kehamilan terutama ketika memasuki trimester akhir. Untuk itu, asupan nutrisi terutama kalsium yang dibutuhkan ibu hamil lebih besar. Jika tidak terpenuhi dengan baik, maka janin akan mengambil asupan nutrisi langsung dari ibu sehingga menyebabkan perubahan metabolisme tubuh ibu dan berkurangnya kepadatan tulang selama hamil.

 

Menurunkan demam saat hamil tanpa obat-obatan

Demam mungkin menjadi salah satu masalah sepele yang harus dihadapi oleh ibu hamil. Akan tetapi, mengkonsumsi obat demam selama masa kehamilan harus berdasarkan resep dan anjuran dokter. Umumnya, dokter kandungan hanya menganjurkan penggunaan Paracetamol dan Ibuprofen sebagai obat pereda demam dengan ketentuan-ketentuan khusus.

Nah, apabila kondisi kehamilan Anda tidak memungkinkan untuk mengkonsumsi obat penurun demam maka ada cara-cara lain yang dapat dilakukan. Pertama, pastikan untuk tetap berada di dalam ruangan dengan udara sejuk agar suhu tubuh dapat menurun. Kedua, perbanyak minum air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Ketiga, mandi dengan air hangat sehingga panas tubuh dapat menguap dan secara otomatis demam ikut menurun.

 

Ketahui kebutuhan asupan kalsium saat hamil

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), ibu hamil dan menyusui membutuhkan asupan kalsium sekitar 1.200 – 1.300 mg/hari. Jumlah tersebut tentu dua kali lipat lebih banyak daripada asupan nutrisi yang dibutuhkan sebelum memasuki kehamilan. Tak heran apabila ibu hamil disarankan untuk memperbanyak asupan kalsium yang dapat diperoleh dari susu, keju, sayuran hijau, ikan, dan kacang-kacangan.

Sayangnya, pada beberapa kasus kehamilan, memenuhi kebutuhan asupan kalsium dengan sumber-sumber makanan tadi tidaklah cukup. Oleh karena itu, Anda juga diminta untuk mengkonsumsi suplemen kalsium. Protecal Solid menjadi salah satu suplemen kalsium yang disarankan karena mengandung Kalsium dan vitamin D yang cukup tinggi. Dengan minum Protecal Solid, tulang jadi lebih kuat dan terhindar dari masalah nyeri tulang.

 

Nyeri tulang saat hamil dapat menyerang tangan dan kaki

Protecal Ladies, selama kehamilan umumnya nyeri tulang yang terjadi menyerang bagian punggung bawah akibat perubahan hormon, perubahan berat badan, hingga perkembangan janin. Namun demikian, nyeri tulang saat hamil ternyata juga dapat menyerang bagian tangan dan kaki ibu hamil. Biasanya nyeri tulang pada tangan mengakibatkan kram dan kesemutan. Pada beberapa kasus terjadi pula pembengkakan jari-jari tangan sehingga cincin nikah tidak bisa digunakan lagi.

Sementara itu, ibu hamil yang memasuki usia kehamilan trimester ketiga juga akan mengalami nyeri tulang kaki. Ditandai dengan pembengkakan pada kedua kaki yang disebabkan oleh pembuluh darah yang tertekan. Kram dan kaku juga terjadi apabila ibu hamil kekurangan kalsium selama masa kehamilan. Pada kasus yang sudah cukup kronis, ibu hamil akan merasakan kaki yang terasa berat dan sulit digerakkan.

 

Meski terlihat normal, demam dan nyeri tulang bisa menjadi pertanda kesehatan ibu hamil yang menurun. Untuk itu, jika demam dan nyeri tulang tak kunjung berkurang segeralah berkonsultasi pada dokter kandungan. Sebagai langkah pencegahan, pastikan selama kehamilan Anda tetap berolahraga santai secara teratur serta menerapkan pola hidup yang sehat. Dan jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan kalsium tulang Anda dengan rutin mengkonsumsi Protecal Solid yang terbukti praktis dan aman dikonsumsi bagi ibu hamil.

fact
16/11/2018

Pada dasarnya nyeri punggung merupakan hal yang wajar dialami selama masa kehamilan, terlebih pada trimester akhir jelang persalinan. Nyeri punggung ini tentu disebabkan karena tekstur ligamen akan lebih lembut dan meregang, sehingga beban yang harus ditopang oleh area persendian punggung bagian bawah dan panggul lebih berat. Jika dibiarkan berlarut-larut, nyeri punggung saat hamil justru akan mengganggu kelancaran aktivitas lainnya.

Tak perlu khawatir, Protecal Ladies dapat melakukan 5 gerakan ini untuk mengatasi nyeri punggung saat hamil. Apa saja? Yuk perhatikan baik-baik dan coba sendiri di rumah!

 

Triangle pose

Gerakan triangle pose bertujuan untuk meregangkan otot-otot area punggung dan kaki. Triangle pose dapat dimulai dengan kaki terbuka lebar, lalu putar kaki kanan hingga posisi tumit berhadapan dengan kaki kiri. Lanjutkan dengan merentangkan tangan lurus ke kanan/kiri (posisi telapak tangan menghadap lantai). Kemudian bungkukkan badan ke samping kanan dan posisikan tangan kanan tepat di atas pergelangan kaki, sementara tangan kiri lurus menghadap langit-langit. Tahan posisi tersebut selama kurang lebih 15 detik, ulangi pada arah berlawanan.

 

Overhead pulldown

Untuk memperkuat area punggung tengah dan bawah, cobalah gerakan overhead pulldown. Caranya, mulailah dengan berdiri tegak sambil mengangkat tangan ke atas kepala. Tarik lengan ke bawah dengan posisi siku menekuk ke samping hingga posisi tangan setinggi bahu. Kembalikan ke posisi semula dan ulangi hingga 10 kali. Jika sudah mulai terbiasa dengan gerakan ini, Anda bisa menambahkan dumbell seberat 0,5 kilogram di masing-masing tangan.

 

Forward bend

Protecal Ladies, untuk mengatasi nyeri punggung saat hamil bisa melakukan gerakan forward bend. Gerakan forward bend sendiri bertujuan agar punggung lebih kuat dan terasa rileks. Gerakan ini dapat dilakukan dengan posisi duduk di atas kursi dengan alas dan sandaran yang keras. Biarkan lengan berada pada posisi rileks dan rentangkan lurus ke depan. Kemudian bungkukkan tubuh ke depan secara perlahan hingga lengan menggantung. Tahan posisi ini selama 3 – 5 hitungan dan ulangi gerakan ini.

 

Trunk twist

Trunk twist adalah gerakan yang dapat Anda lakukan untuk meregangkan punggung bagian atas. Mulailah gerakan ini dengan duduk sambil menyilangkan kaki di atas permukaan lantai. Letakkan tangan kiri di atas kaki kiri, sementara tangan kanan diposisikan ke belakang tubuh hingga menyentuh lantai. Lanjutkan dengan putar tubuh bagian atas ke kanan hingga melewati bahu kanan secara perlahan-lahan. Ulangi gerakan yang sama di sisi lainnya selama 10 hitungan.

 

Back press

Menjaga postur tubuh tetap ideal sambil menguatkan punggung atas saat hamil dapat dilakukan melalui gerakan back press. Untuk melakukan gerakan ini, Protecal Ladies dapat berdiri dengan posisi punggung bersandar di dinding. Pastikan posisi kaki Anda berjarak sekitar 25 sentimeter dari dinding. Kemudian tekan bagian bawah punggung ke dinding dan tahan selama 10 hitungan, Ulangi gerakan back press hingga nyeri punggung Anda mulai mereda.

 

Protecal Ladies, menjaga kesehatan tulang selama kehamilan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Jangan lupa untuk penuhi kebutuhan kalsium harian dengan Protecal Bone Kaplet yang tinggi Kalsium dan vitamin D guna menjaga tulang tetap sehat. Suplemen tulang dari Protecal ini praktis dan aman dikonsumsi bagi ibu hamil maupun penderita maag. Tunggu apalagi? Segera penuhi kebutuhan kalsium harian Anda dengan Protecal Bone Kaplet.

tips
13/11/2018

Apakah Anda pernah merasakan nyeri tulang belakang? Hampir setiap orang pernah merasakan hal ini. Penyababnya pun beragam, mulai dari faktor usia, gangguan struktur tulang belakang, dan mengalami ketegangan otot. Meski wajar terjadi, nyeri tulang belakang bisa berbahaya apabila dibiarkan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada lima cara mudah untuk mengatasinya. Apa saja? Ini dia di antaranya.

 

Olahraga kecil dengan melakukan peregangan tiap hari

Memulai hari dengan melakukan peregangan selagi di tempat tidur sangat dianjurkan. Karena setelah berbaring selama delapan jam, tubuh akan menjadi lemas. Jika Anda tiba-tiba berdiri, risikonya dapat mengalami cedera punggung. Maka dari itu, ada baiknya sebelum bangun dari tempat tidur, perlahan regangkan lengan Anda ke atas kepala. Lalu, tarik lutut ke arah dada secara bergantian. Setelah itu bergulirlah ke sisi tempat tidur dan gunakan lengan untuk membantu mengangkat tubuh.

 

Hindari membungkuk saat mengambil sesuatu

Membungkuk sering sekali kita lakukan. Contohnya saja ketika mengambil sesuatu yang terjatuh atau hal lainnya. Tanpa disadari, saat Anda membungkuk, risiko cedera tulang punggung akan meningkat. Untuk menghindarinya, Anda bisa menggunakan alat pemegang yang panjang. Bila tidak ada, coba lakukan dengan cara berlutut dan gunakan pelindung lutut untuk mengambil sesuatu. Contohnya seperti saat sedang berkebun.

 

Usahakan badan untuk terus bergerak

Istirahat memang diperlukan untuk tubuh agar tetap bugar. Namun, telalu banyak mengistirahatkan tubuh ternyata membawa dampak buruk pada tulang kita, yakni dapat memperlemah otot-otot tulang. Maka dari itu, jangan terlalu lama berbaring di tempat tidur lebih dari dua hari ketika Anda sakit. Usahakan untuk bangun sekurang-kurangnya satu jam untuk melakukan peregangan atau berjalan-jalan. Meskipun terlihat sederhana, jalan-jalan memiliki efek positif untuk tulang sehingga risiko nyeri tulang belakang bisa diminimalisir.

 

Pasang bantalan di bagian bawah punggung

Faktor selanjutnya yang jadi penyebab nyeri punggung adalah tempat tidur yang tidak merata. Jika terlalu lama dibiarkan, hal ini akan berbahaya bagi kesehatan tulang belakang Anda. Sebagai cara mengatasinya, Anda bisa memasang bantalan dari karet busa berbentuk bundar yang tersedia dan dijual di toko perlengkapan medis. Menggunakan alat ini dapat mempertahankan lengkung alami tulang punggung Anda dan mencegah nyeri. Anda bisa memasangnya di antara kursi dan punggung bagian bawah.

 

Penuhi asupan nutrisi untuk tulang

Terakhir, imbangi pula kesehatan tulang belakang Anda dari dalam. Protecal Ladies wajib memenuhi asupan kalsium demi memperkuat struktur tulang. Selain makan banyak buah dan sayuran, asupan kalsium dalam tubuh juga bisa Anda penuhi dengan mengkonsumsi suplemen khusus seperti Protecal Osteo. Kandungan kalsium dan vitamin D yang tinggi tak hanya menjaga kesehatan tulang, tapi juga membantu mencegah osteoporosis.

 

Nah, mulai sekarang Protecal Ladies bisa melakukan beberapa cara di atas untuk mengatasi nyeri tulang belakang. Bagi yang tidak memiliki keluhan ini, tidak ada salahnya menjaga diri dengan rajin minum Protecal, ya!

tips
02/11/2018
The Latest Article

Apakah Anda baru saja mengalami patah tulang? Cedera yang menyebabkan perubahan bentuk pada tulang ini tentu akan membuat Anda merasakan nyeri. Baik sebelum mendapatkan penanganan, hingga saat-saat pemulihan. Supaya kondisi Anda bisa cepat pulih, berikut cara menjaga kesehatan tulang pasca patah tulang.

 

Mencukupi kebutuhan energi tubuh

Pemulihan tulang setelah patah tulang ternyata membutuhkan energi dalam jumlah besar. Terlebih jika patah tulang yang Anda alami terjadi pada tulang yang terbilang panjang dan pokok. Tubuh akan membutuhkan lebih banyak energi untuk mengembalikan fungsi tulang seperti semula.

Untuk itu, perlu mengkonsumsi makanan yang bisa ditransfer menjadi energi untuk tubuh. Makanan yang dapat menjadi sumber energi biasanya mengandung banyak kalori. Namun, pastikan kalori tersebut tidak berbentuk gula karena justru akan memperlambat perbaikan tulang.

 

Perbanyak konsumsi protein

Salah satu kunci menjaga kesehatan tulang adalah dengan mengkonsumsi protein. Ini karena tulang sejatinya terbentuk dari susunan protein “hidup” yang diikat oleh mineral. Separuh volume tulang manusia bahkan terdiri atas protein. Saat patah tulang, susunan protein ini akan terurai sehingga tubuh pun mencoba mengumpulkan susunan protein baru.

Untuk itu, Anda butuh banyak asupan protein pasca patah tulang. Protein akan membantu pemulihan tulang lebih cepat dan efisien. Beberapa makanan yang tinggi protein adalah ikan tuna dan dada ayam tanpa kulit. Protecal Ladies bisa menjadikan keduanya sebagai menu harian pasca patah tulang.

 

Jangan menumpukan beban pada tulang yang patah

Terkadang tanpa sadar Anda menumpu tulang yang patah dengan beban tubuh. Lebih-lebih jika tulang yang patah merupakan bagian dari tubuh yang dominan seperti tangan kanan atau kaki kanan. Anda mungkin tanpa sadar akan berjalan dengan menumpu pada tulang yang patah karena telah menjadi kebiasaan.

Padahal tulang yang patah seharusnya tidak dikenai beban dahulu. Adanya beban yang menumpu pada tulang hanya akan memperlambat laju pemulihan tulang. Sebaiknya Anda berlatih untuk tidak menumpukan beban tubuh pada tulang yang patah dan beralih pada bagian yang sehat agar kesehatan tulang tetap terjaga.

 

Rutin melakukan terapi

Pasca operasi patah tulang, biasanya dokter akan menyarankan terapi fisik. Tujuannya adalah untuk menstimulus tubuh dalam pemulihan tulang. Jika patah tulang tergolong ringan, dokter akan merekomendasikan beberapa jenis latihan yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Namun, jika patah tulang tergolong berat, ada terapi yang harus didampingi oleh ahli.

Latihan ini jelas akan terasa menyakitkan hingga membuat Anda berpikir untuk melewatkannya saja. Padahal latihan ini juga akan membantu pemulihan tulang Anda yang patah. Rutinlah melakukan terapi pasca operasi patah tulang, baik itu yang dilakukan secara mandiri maupun dengan ahli/terapis.

 

Setelah patah tulang, Anda diharuskan untuk menjaga kesehatan tulang dengan baik. Jika tidak, tulang Anda yang patah akan berisiko terkena penyakit lain seperti pengeroposan tulang. Anda tentu tidak ingin hal tersebut terjadi bukan? Lakukan tips di atas dan rutinlah mengkonsumsi Protecal yang mengandung Kalsium serta vitamin D yang mampu membantu pemulihan tulang.

tips
2019-03-15

Belakangan, terlihat beberapa orang tua mengunggah foto anaknya menggunakan helm di kepalanya. Akhir December lalu, salah satu artis Hollywood melakukan hal yang sama. Bayinya yang masih berusia 5 bulan menggunakan helm ini pula. Namun yang dikenakan bukan helm skateboard maupun helm sepeda. Lalu helm apakah yang digunakan bayi-bayi ini?

Diketahui, ini adalah sebuah helm terapi untuk bayi berusia sangat muda agar kepala mereka mempunyai bentuk yang normal. Kepala orang dewasa sudah terbentuk dan keras, sedangkan kepala bayi masih lunak dan bisa terus berkembang. Kepala yang lunak ternyata membantu bayi keluar dari kandungan ibu ketika dilahirkan, dan seiring berjalannya waktu tempurung kepala akan lebih kuat dan keras. Beberapa akan terbentuk bulat sempurna, sayangnya ada juga yang tidak.

Kondisi apakah ini?

 

Plagiocephaly

Plagiocephaly atau sering disebut dengan ‘kepala peyang’ yang disebabkan karena bayi sering tidur di posisi yang sama, yang membuat kepala bayi terbentuk datar di bagian tertentu, tergantung dari posisi tidur si bayi. Plagiocephaly tidak menyakitkan buat bayi, namun ketika bayi tumbuh dewasa, bentuk kepala akan susah untuk dibuat sempurna kembali. Dalam kehidupan sehari-hari, dokter menyarankan kepada orangtua untuk rajin mengganti posisi tidur bayi. Dan kalaupun harus menggunakan helm terapi, usia yang paling tepat adalah dimulai dari 6-8 bulan.

 

Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah kondisi dimana kepala bayi mengeras dan terbentuk di umur yang masih muda. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik. Gejala dari craniosynostosis adalah sebagai berikut:

  • Bentuk kepala yang tidak seimbang
  • Fontanel (perekat tempurung bayi) yang tidak seimbang
  • Bentuk ukuran kepala yang tidak normal
  • Sakit kepala
  • Mata menjadi lebar
  • Kesulitan dalam proses belajar hal baru
  • Kehilangan penglihatan

 

Terapi helm ini mengharuskan bayi menggunakan helm selama 23 jam per hari. Dan dianjurkan untuk memulai terapi ini ketika tempurung kepala belum terbentuk dan mengeras. Jangka waktu penggunaan helm bisa memakan waktu 3 bulan atau lebih, tergantung dari permasalahan yang ada. Selama terapi ini, bayi juga disarankan untuk rajin dibawa kontrol ke dokter agar helm bisa diatur sesuai dengan perkembangan bayi. 

Banyak yang menganggap terapi ini akan menyusahkan bayi untuk beraktivitas. Ataupun bisa menyebabkan ketidaknyamaan terhadap kulit kepala. Tapi perlu diingat lagi, helm ini adalah bukan helm olahraga pada umumnya. Mereka menggunakan bahan yang berbeda dari helm pada umumnya.

Pada kesimpulannya, kita bisa mencegah bentuk kepala bayi menjadi ‘peyang’ dengan secara rajin mengubah posisi tidur bayi. Namun, jika usaha tersebut sudah dilakukan namun tidak berhasil, ada baiknya kita segera menemui dokter untuk diagnosis lebih lanjut. Terkadang kondisi genetik bisa saja terjadi tanpa kita sadari lebih awal.

fact
2019-02-28

Banyak hal yang harus dihindari oleh wanita saat hamil, tak terkecuali high heels. Sebelum mengandung buah hati, kamu mungkin hobi menggunakan jenis sepatu yang satu ini, Protecal Ladies. Namun saat tengah mengandung, menghindari penggunaan high heels bisa jadi pilihan terbaik. Meskipun tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk memakai high heels, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dan perhatikan. Apa saja? Berikut informasinya!

 

  1. Kemungkinan terjatuh saat memakai high heels
    Meskipun sudah terbiasa menggunakan heels, kamu harus sadar akan kemungkinan terjatuh bila memakai high heels saat hamil. Kemungkinan ini bisa terjadi karena perubahan postur saat hamil akan mengubah titik tumpu. Perubahan ini biasanya terjadi pada tulang belakang dan dipengaruhi kondisi ibu hamil yang akan membawa beban di depan. Karena tumpuan berdirinya tidak sama, ibu hamil dapat hilang keseimbangan dan terjatuh.
  1. High heels membuat betis bumil mengencang dan mengakibatkan kram
    Berdasarkan informasi dari The Pregnancy Centre, high heels dapat membuat betis ibu hamil mengencang dalam waktu lama dan bisa mengakibatkan kram. Jika mengalami sakit punggung, itu adalah pertanda ibu hamil perlu mengganti alas kaki menggunakan sepatu flat atau tanpa tumit tinggi. Namun bila bumil memang sangat suka memakai high heels, sebaiknya tidak terus menerus mengenakan sepatu bertumit tinggi tersebut untuk menghindari kram.
  1. Munculnya rasa sakit di bagian bawah punggung
    Saat hamil, tubuh bumil sedang dalam masa memproduksi lebih banyak hormon yang bermanfaat agar bayi dapat lebih mudah turun ke pintu atas panggul. Kondisi ini berakibat pada mengendurnya ligamen dalam tubuh. Pengenduran ligamen dapat berakibat pada pinggul, panggul, dan sendi-sendi punggung yang menjadi lemah dan lebih mudah bergeser. Saat memakai high heels, postur tubuh bumil dapat berubah sehingga menjadi bertumpu pada area-area yang rentan tersebut.
  1. Anjuran high heels yang digunakan saat hamil
    Saat sedang mengandung buah hati, bumil bukannya dilarang memakai high heels. Sebenarnya, bumil justru dianjurkan memakai heels atau sepatu bertumit, namun dengan batasan tertentu. Selama hamil, bumil dianjurkan menggunakan sepatu dengan tinggi heels maksimal 3 cm. Tinggi tersebut diketahui bermanfaat untuk menggeser berat badan bumil sedikit lebih maju dari kaki sehingga dapat meringankan ketidaknyamanan beban kehamilan.

 

Protecal Ladies, itulah beberapa hal yang perlu bumil ketahui mengenai penggunaan high heels saat hamil. Semoga bermanfaat dan semoga bumil dan janin selalu sehat!

fact
2018-12-28