Waspadai Bahaya Memanggul Tas Berat Setiap Hari

Riset yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa 1 dari 10 wanita di seluruh dunia punya kebiasaan memanggul tas berat setiap hari. Tidak tanggung-tanggung, banyaknya barang yang dimasukkan ke dalam tas membuat wanita harus membawa tas seberat 4 – 5 kilogram setiap hari. Padahal, kebiasaan ini sudah tentu berdampak pada kesehatan tubuh. Protecal Ladies, tanpa disadari setidaknya ada 6 dampak negatif yang ditimbulkan dari kebiasaan memanggul tas berat setiap hari. Apa saja?

 

Rentan mengalami sakit kepala

Saat memanggul tas berat pada bahu atau punggung, secara otomatis otot mengalami tekanan dalam jangka waktu yang cukup lama. Akibatnya, efek-efek berkelanjutan pun tidak dapat dihindari. Jika otot-otot di sekitar bahu mendapat tekanan yang cukup kuat dan lama, sehingga memicu kejang atau kaku leher, maka Anda pun lebih mudah merasakan sakit kepala atau pusing meski tidak banyak beraktivitas.

 

Memicu Stress

Siapa bilang stress hanya bisa dipicu oleh rasa lelah dan tekanan emosi? Kebiasaan Anda memanggul tas berat setiap hari juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya stress. Hal ini terjadi karena beban berat dalam tas akan menimbulkan tekanan pada otot bahu, hingga menjalar ke bagian otot-otot tulang belakang yang bertugas menjaga keseimbangan berat badan. Apabila kondisi ini berlangsung terus menerus, maka otot-otot tulang belakang terbentuk asimetris dan memicu stress karena saraf tulang belakang tidak berada pada posisi yang seharusnya.

 

Menimbulkan masalah nyeri sendi

Nyeri sendi atau dalam dunia medis disebut dengan istilah arthritis, bisa disebabkan oleh gaya hidup seseorang yang kurang tepat. Termasuk kebiasaan memanggul tas berat di area bahu dan punggung. Meski terlihat sepele, kebiasaan inilah yang menimbulkan peradangan pada sendi yang cukup serius jika tidak segera dihentikan. Rasa nyeri sendiri ini bisa semakin memburuk jika kebiasaan memanggul tas berat terus dilakukan.

 

Merusak struktur jaringan tulang

Protecal Ladies, jarang diketahui bahwa kerusakan struktur jaringan tulang bisa disebabkan oleh kebiasaan memanggul tas berat setiap hari. Padahal, ketika struktur jaringan tulang rusak, maka sistem motorik manusia akan terhambat. Gejala awal yang ditimbulkan sering kali ditandai dengan pertumbuhan tinggi tubuh yang terhambat serta tulang belakang yang membungkuk. Beberapa orang yang mengalami kerusakan struktur jaringan tulang juga rentan terserang stroke kapan saja.

 

Kepadatan tulang mudah terkikis

Tekanan beban berat dari tas yang Anda bawa ternyata tidak hanya menekan bagian persendian, tetapi juga tulang-tulang di sekitarnya. Karena terlalu lama dan sering tertekan, maka kepadatan tulang pun menjadi lebih mudah terkikis. Apabila tidak didukung dengan konsumsi kalsium dan mineral yang tercukupi, maka tulang dalam tubuh Anda rentan mengalami pengapuran yang jika dibiarkan tentu akan berakibat fatal.

 

Memperbesar risiko osteoporosis

Melanjutkan dari poin sebelumnya, kondisi tulang yang terkikis kepadatannya akibat sering memanggul tas berat juga rentan terhadap osteoporosis. Bahkan jika tidak segera dihentikan, kebiasaan tersebut justru akan membuat Anda lebih cepat mengalami osteoporosis daripada orang-orang lanjut usia yang produksi kalsium dalam tubuhnya sudah berkurang.

 

Protecal Ladies, dampak buruk dari kebiasaan memanggul tas berat setiap hari cukup mengerikan, bukan? Oleh karena itu, mulai sekarang pastikan Anda menghentikan kebiasaan tersebut. Kalau pun terpaksa harus memanggul tas, sebaiknya hanya bawa barang-barang yang penting dan selalu dibutuhkan. Sebagai langkah perlindungan lebih lanjut, pastikan Anda mencukupi kebutuhan asupan kalsium dan mineral sejak dini dengan suplemen tulang yaitu Protecal Solid.