Kekurangan Kalsium Juga Berisiko Memicu Darah Tinggi

Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika selama ini Anda tahu kekurangan kalsium hanya berpengaruh pada kesehatan tulang maupun gusi dan gigi, ternyata kalsium juga dapat memengaruhi tekanan darah. Kekurangan kalsium dalam tubuh bisa memicu penyempitan pembuluh darah hingga berujung pada masalah tekanan darah tinggi. Untuk lebih jelasnya, simak informasi di bawah ini, ya, Protecal Ladies.

 

Jumlah kalsium yang dibutuhkan oleh orang dewasa

Sebagai orang dewasa, kebutuhan asupan kalsium Anda tentu berbeda saat ketika masih kecil. Kebutuhan kalsium setiap orang dewasa juga mungkin saja berbeda antar satu dengan yang lainnya. Misalnya saja ibu hamil dan wanita yang tidak hamil. Tentu keduanya membutuhkan asupan kalsium yang berbeda. Jika Anda merupakan wanita dewasa yang kebetulan sedang tidak hamil, maka kebutuhan kalsium Anda adalah sekitar 1000 mg per hari. Sedangkan jika Anda adalah wanita dengan usia 50 tahun ke atas, maka kebutuhan kalsium meningkat hingga 1200 mg per hari.

 

Gejala kekurangan kalsium

Ketika Anda tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup, maka akan lebih berisiko terserang berbagai gangguan kesehatan. Mulanya mungkin Anda tidak sadar bahwa sedang kekurangan kalsium karena bisa jadi gejalanya sama dengan penyakit lain. Namun, jika dibiarkan, kekurangan asupan kalsium tubuh dapat memicu penyakit yang lebih kronis. Oleh sebab itu, waspadalah jika Anda merasakan gejala di bawah ini yang menjadi pertanda awal tubuh kekurangan kalsium:

  • Sering mengalami kesemutan
  • Nyeri otot dan kram
  • Kejang
  • Mudah lelah meski tidak banyak beraktivitas
  • Kuku mudah patah, rambut mudah rontok
  • Nafsu makan berkurang
  • Tulang rapuh atau mudah patah meski tidak dipicu oleh cedera parah
  • Gangguan psikologis seperti mudah lupa, sering kebingungan, dan depresi

 

Kekurangan kalsium memicu tekanan darah tinggi

Dalam jangka panjang, gejala kekurangan kalsium yang Anda abaikan akan mengarah ke masalah kesehatan yang lebih serius. Pasalnya, kalsium merupakan salah satu mineral penting dalam tubuh yang bermanfaat untuk menjaga fungsi kognitif otak, sistem kekebalan tubuh dan fungsi hormon. Ketika kalsium sebagai salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh tidak tercukupi, maka hal tersebut bisa menjadi faktor risiko utama masalah kesehatan kronis seperti osteoporosis, rakitis, patah tulang, penyakit jantung, preeklamsia pada ibu hamil, kanker, dan tekanan darah tinggi.

Bagaimana kalsium bisa berpengaruh pada tekanan darah hingga memicu darah tinggi? Bukankah kalsium hanya berpengaruh pada kesehatan tulang? Tentu saja tidak. Kalsium dapat memengaruhi penyempitan pembuluh darah, sekresi hormon, dan transmisi impuls sistem saraf. Saat tubuh kekurangan kalsium, maka pembuluh akan menyempit. Hal ini tidak sama dengan jika tubuh mendapat asupan kalsium yang cukup di mana pembuluh darah bisa melebar dengan sempurna.

Saat pembuluh darah mengalami penyempitan akibat tidak cukup kalsium untuk mendukungnya, aliran darah ke berbagai organ tubuh akan terganggu, termasuk juga tekanan darah. Pembuluh darah yang menyempit membuat tubuh harus melakukan usaha ekstra untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah bisa jadi meningkat saat tubuh melakukan usaha ini. Dengan begitu, jika Anda kekurangan kalsium, maka tekanan darah menjadi tidak stabil dan bisa memicu tekanan darah tinggi.

 

Lalu, bagaimana? Apakah Anda harus makan banyak makanan berkalsium tinggi untuk menjaga tekanan darah tinggi? Tentu saja iya, Anda bisa mendapatkan asupan kalsium dari berbagai makanan seperti ikan laut, kedelai, bayam, brokoli, jeruk, kiwi, kurma, dan lainnya. Jika tidak bisa mendapatkan asupan makanan berkalsium tinggi, tambahkan Protecal Solid dalam suplemen harian Anda.