Protecal Ladies, penyakit osteoporosis yang mengakibatkan berkurangnya kepadatan massa tulang ternyata tidak hanya menyerang wanita dewasa, tetapi juga bisa menyerang Anda yang masih berusia muda. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh International Osteoporosis Fondation, diperkirakan sekitar 200 juta wanita di seluruh dunia berisiko osteoporosis. Kasus osteoporosis di Indonesia sendiri sebagian besar diakibatkan karena kekurangan kalsium, terutama bagi wanita yang memasuki usia menopause.

 

Penyebab berkurangnya kepadatan tulang

Meski sering dianggap remeh, ternyata osteoporosis merupakan penyakit tulang yang mematikan dan wajib diantisipasi. Oleh karena itu, Anda wajib mengetahui penyebab berkurangnya kepadatan tulang yang bisa memicu osteoporosis, antara lain faktor genetik, aktivitas fisik yang terlampau berat, kekurangan kalsium, jarang berolahraga, hingga penyakit degeneratif yang mengakibatkan terjadinya osteoporosis. Dengan begitu, Anda yang masih muda juga memiliki risiko osteoporosis yang cukup tinggi jika tidak menjalankan pola hidup sehat.

 

Mendeteksi gejala osteoporosis

Pada dasarnya, tidak mudah mendeteksi gejala osteoporosis sejak dini. Namun, Protecal Ladies bisa mewaspadai, jika sering mengalami sakit punggung, postur tubuh membungkuk, penurunan tinggi badan, hingga sering cedera tulang merupakan gejalan osteoporosis. Jika sudah semakin parah, penyakit osteoporosis membuat tulang lebih rapuh dan mudah retak. Bagian-bagian yang rawan keretakan umumnya di sekitar lengan, pangkal paha, pergelangan tangan, maupun tulang belakang.

 

Langkah pencegahan osteoporosis

Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Demikian pula dengan penyakit osteoporosis. Anda yang masih muda wajib melakukan upaya-upaya pencegahan agar terhindar dari penyakit tulang yang satu ini. Artinya, pencegahan osteoporosis wajib dilakukan sedini mungkin, sejak anak-anak dan remaja, agar menjelang usia lanjut nanti massa tulang yang Anda miliki dapat terakumulasi dengan baik.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan rutin berolahraga setiap hari. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti stretching maupun jogging di sekitar kompleks perumahan. Meski terlihat sederhana, gerakan stretching dan jogging dapat meregangkan otot-otot tubuh sehingga kepadatan tulang bisa terjaga secara maksimal meskipun aktivitas yang Anda lakukan cukup padat setiap harinya.

 

Konsumsi bahan makanan kaya kalsium dan vitamin D

Tidak cukup hanya dengan rutin berolah raga, Anda juga wajib mengkonsumsi bahan makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D untuk mencegah serangan osteoporosis di usia muda. Anda bisa mendapatkan asupan kalsium yang tinggi dengan rutin minum susu sehingga tulang tetap kuat dan sehat. Setidaknya dalam satu cangkir susu, Anda sudah bisa memenuhi 1/3 kebutuhan kalsium dalam tubuh. Nah, jika tidak ingin mengalami kegemukan, sebaiknya pilih susu sapi rendah lemak. Menambahkan bayam dalam menu makanan sehat juga bisa menjadi langkah terbaik mencegah osteoporosis. Perlu diketahui, sayuran hijau ini memiliki kandungan kalsium dan vitamin A, C, D, dan K yang tinggi dan dibutuhkan tulang. Kandungan kalsium juga bisa Anda temukan dalam kale, ikan salmon, dan buah kiwi.

 

Protecal Ladies, menyadari bahwa osteoporosis bisa menyerang usia muda, tentu sudah saatnya Anda semakin peduli terhadap asupan kalsium dalam tubuh. Pasalnya, ketika tubuh kekurangan kalsium maka cadangan dalam tulang yang akan diambil. Jika dibiarkan terus menerus, maka kepadatan tulang bisa berkurang, rapuh, dan berisiko terkena penyakit osteoporosis. Untuk itu, Anda perlu menerapkan pola hidup sehat dengan rajin berolah raga dan mengkonsumsi makanan bergizi.

Untuk perlindungan kepadatan tulang lebih maksimal dapat dilakukan dengan minum Protecal Solid agar tulang Anda kuat kini dan nanti. Suplemen kalsium ini praktis dan aman dikonsumsi sehari-hari karena tidak menimbulkan efek samping. Cegah osteoporosis dengan Protecal Solid!

tips
12/04/2019

Buat Anda yang punya aktivitas padat, berolahraga di malam hari menjadi alternatif untuk menjaga kesehatan. Melakukan jogging ringan setelah pulang kantor akan membuat Protecal Ladies merasa lebih fresh di pagi hari. Namun, apakah sebenarnya jogging di malam hari baik untuk kesehatan tulang? Simak penjelasannya berikut.

 

Jogging di malam hari membantu melemaskan otot

Apa keluhan yang sering Anda rasakan di pagi hari saat bangun tidur? Pegal atau tulang yang berderak? Semuanya bisa disebabkan oleh kondisi otot yang kaku selama Anda tidur. Saat tubuh tidak digerakkan, maka otot akan mendingin dan menjadi kaku. Akibatnya Anda akan merasa nyeri saat menggerakkan tubuh.

Nah, hal ini bisa dicegah jika Anda melakukan aktivitas fisik sebelum tidur. Salah satunya dengan jogging. Saat jogging, temperatur tubuh akan naik dan otot pun melemas. Saat otot lemas dan lentur, maka pergerakan tulang juga akan lebih leluasa. Risiko pegal dan tulang berderak saat Anda bangun tidur di pagi hari pun hilang!

 

Membantu produksi hormone yang baik untuk kesehatan tulang

Seperti yang sudah Anda ketahui, saat tubuh melakukan aktivitas fisik, maka produksi hormon baik pun akan lancar. Salah satunya adalah produksi hormon thyrotropin. Hormon yang satu ini bertugas menstimulasi kelenjar tiroid pada manusia. Nah, kelenjar tiroid ternyata berhubungan dengan sel-sel penyusun tulang.

Lancarnya produksi thyrotropin akan menyokong kinerja tiroid. Saat tiroid bekerja dengan baik, maka regenerasi sel-sel dalam tulang pun akan baik. Anda bisa mendukung lancarnya produksi thyrotropin dengan melakukan aktivitas fisik setelah melakukan kegiatan statis (duduk dalam waktu lama) seperti jogging usai pulang kantor.

 

Jogging melepaskan stress   

Tekanan saat bekerja mungkin akan menyebabkan kadar stress meningkat. Padahal stress juga bisa memengaruhi kesehatan tulang Anda. Untuk itu, Protecal Ladies perlu mencari kegiatan yang mampu melepaskan stress. Ternyata salah satu kegiatan yang mampu melepaskan stress pasca bekerja seharian adalah jogging.

Setelah melakukan jogging, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin. Hormon yang satu ini mampu menciptakan perasaan bahagia dan mengurangi kadar stres. Terlebih jika Anda melakukannya di malam hari yang relatif lebih tenang. Dijamin pikiran akan terasa lebih jernih dan ringan. Tulang pun akan tetap sehat dan kuat jika rutin melakukan jogging usai kerja.

 

Saat kegiatan Anda padat, berolahraga di malam hari mungkin akan menjadi pilihan. Meski banyak yang meragukan manfaatnya, ternyata melakukan aktivitas fisik seperti jogging di malam hari juga baik untuk kesehatan tulang. Jogging mampu menstimulasi produksi hormon yang baik untuk tulang seperti thyrotropin dan endorfin. Di samping itu, aktivitas fisik ringan ini juga dapat membuat Anda merasa lebih rileks setelah seharian bekerja. Yuk, coba jogging malam hari bersama!

fact
29/03/2019

Apakah Anda baru saja mengalami patah tulang? Cedera yang menyebabkan perubahan bentuk pada tulang ini tentu akan membuat Anda merasakan nyeri. Baik sebelum mendapatkan penanganan, hingga saat-saat pemulihan. Supaya kondisi Anda bisa cepat pulih, berikut cara menjaga kesehatan tulang pasca patah tulang.

 

Mencukupi kebutuhan energi tubuh

Pemulihan tulang setelah patah tulang ternyata membutuhkan energi dalam jumlah besar. Terlebih jika patah tulang yang Anda alami terjadi pada tulang yang terbilang panjang dan pokok. Tubuh akan membutuhkan lebih banyak energi untuk mengembalikan fungsi tulang seperti semula.

Untuk itu, perlu mengkonsumsi makanan yang bisa ditransfer menjadi energi untuk tubuh. Makanan yang dapat menjadi sumber energi biasanya mengandung banyak kalori. Namun, pastikan kalori tersebut tidak berbentuk gula karena justru akan memperlambat perbaikan tulang.

 

Perbanyak konsumsi protein

Salah satu kunci menjaga kesehatan tulang adalah dengan mengkonsumsi protein. Ini karena tulang sejatinya terbentuk dari susunan protein “hidup” yang diikat oleh mineral. Separuh volume tulang manusia bahkan terdiri atas protein. Saat patah tulang, susunan protein ini akan terurai sehingga tubuh pun mencoba mengumpulkan susunan protein baru.

Untuk itu, Anda butuh banyak asupan protein pasca patah tulang. Protein akan membantu pemulihan tulang lebih cepat dan efisien. Beberapa makanan yang tinggi protein adalah ikan tuna dan dada ayam tanpa kulit. Protecal Ladies bisa menjadikan keduanya sebagai menu harian pasca patah tulang.

 

Jangan menumpukan beban pada tulang yang patah

Terkadang tanpa sadar Anda menumpu tulang yang patah dengan beban tubuh. Lebih-lebih jika tulang yang patah merupakan bagian dari tubuh yang dominan seperti tangan kanan atau kaki kanan. Anda mungkin tanpa sadar akan berjalan dengan menumpu pada tulang yang patah karena telah menjadi kebiasaan.

Padahal tulang yang patah seharusnya tidak dikenai beban dahulu. Adanya beban yang menumpu pada tulang hanya akan memperlambat laju pemulihan tulang. Sebaiknya Anda berlatih untuk tidak menumpukan beban tubuh pada tulang yang patah dan beralih pada bagian yang sehat agar kesehatan tulang tetap terjaga.

 

Rutin melakukan terapi

Pasca operasi patah tulang, biasanya dokter akan menyarankan terapi fisik. Tujuannya adalah untuk menstimulus tubuh dalam pemulihan tulang. Jika patah tulang tergolong ringan, dokter akan merekomendasikan beberapa jenis latihan yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Namun, jika patah tulang tergolong berat, ada terapi yang harus didampingi oleh ahli.

Latihan ini jelas akan terasa menyakitkan hingga membuat Anda berpikir untuk melewatkannya saja. Padahal latihan ini juga akan membantu pemulihan tulang Anda yang patah. Rutinlah melakukan terapi pasca operasi patah tulang, baik itu yang dilakukan secara mandiri maupun dengan ahli/terapis.

 

Setelah patah tulang, Anda diharuskan untuk menjaga kesehatan tulang dengan baik. Jika tidak, tulang Anda yang patah akan berisiko terkena penyakit lain seperti pengeroposan tulang. Anda tentu tidak ingin hal tersebut terjadi bukan? Lakukan tips di atas dan rutinlah mengkonsumsi Protecal yang mengandung Kalsium serta vitamin D yang mampu membantu pemulihan tulang.

tips
15/03/2019

Belakangan, terlihat beberapa orang tua mengunggah foto anaknya menggunakan helm di kepalanya. Akhir December lalu, salah satu artis Hollywood melakukan hal yang sama. Bayinya yang masih berusia 5 bulan menggunakan helm ini pula. Namun yang dikenakan bukan helm skateboard maupun helm sepeda. Lalu helm apakah yang digunakan bayi-bayi ini?

Diketahui, ini adalah sebuah helm terapi untuk bayi berusia sangat muda agar kepala mereka mempunyai bentuk yang normal. Kepala orang dewasa sudah terbentuk dan keras, sedangkan kepala bayi masih lunak dan bisa terus berkembang. Kepala yang lunak ternyata membantu bayi keluar dari kandungan ibu ketika dilahirkan, dan seiring berjalannya waktu tempurung kepala akan lebih kuat dan keras. Beberapa akan terbentuk bulat sempurna, sayangnya ada juga yang tidak.

Kondisi apakah ini?

 

Plagiocephaly

Plagiocephaly atau sering disebut dengan ‘kepala peyang’ yang disebabkan karena bayi sering tidur di posisi yang sama, yang membuat kepala bayi terbentuk datar di bagian tertentu, tergantung dari posisi tidur si bayi. Plagiocephaly tidak menyakitkan buat bayi, namun ketika bayi tumbuh dewasa, bentuk kepala akan susah untuk dibuat sempurna kembali. Dalam kehidupan sehari-hari, dokter menyarankan kepada orangtua untuk rajin mengganti posisi tidur bayi. Dan kalaupun harus menggunakan helm terapi, usia yang paling tepat adalah dimulai dari 6-8 bulan.

 

Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah kondisi dimana kepala bayi mengeras dan terbentuk di umur yang masih muda. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik. Gejala dari craniosynostosis adalah sebagai berikut:

  • Bentuk kepala yang tidak seimbang
  • Fontanel (perekat tempurung bayi) yang tidak seimbang
  • Bentuk ukuran kepala yang tidak normal
  • Sakit kepala
  • Mata menjadi lebar
  • Kesulitan dalam proses belajar hal baru
  • Kehilangan penglihatan

 

Terapi helm ini mengharuskan bayi menggunakan helm selama 23 jam per hari. Dan dianjurkan untuk memulai terapi ini ketika tempurung kepala belum terbentuk dan mengeras. Jangka waktu penggunaan helm bisa memakan waktu 3 bulan atau lebih, tergantung dari permasalahan yang ada. Selama terapi ini, bayi juga disarankan untuk rajin dibawa kontrol ke dokter agar helm bisa diatur sesuai dengan perkembangan bayi. 

Banyak yang menganggap terapi ini akan menyusahkan bayi untuk beraktivitas. Ataupun bisa menyebabkan ketidaknyamaan terhadap kulit kepala. Tapi perlu diingat lagi, helm ini adalah bukan helm olahraga pada umumnya. Mereka menggunakan bahan yang berbeda dari helm pada umumnya.

Pada kesimpulannya, kita bisa mencegah bentuk kepala bayi menjadi ‘peyang’ dengan secara rajin mengubah posisi tidur bayi. Namun, jika usaha tersebut sudah dilakukan namun tidak berhasil, ada baiknya kita segera menemui dokter untuk diagnosis lebih lanjut. Terkadang kondisi genetik bisa saja terjadi tanpa kita sadari lebih awal.

fact
28/02/2019
The Latest Article

Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika selama ini Anda tahu kekurangan kalsium hanya berpengaruh pada kesehatan tulang maupun gusi dan gigi, ternyata kalsium juga dapat memengaruhi tekanan darah. Kekurangan kalsium dalam tubuh bisa memicu penyempitan pembuluh darah hingga berujung pada masalah tekanan darah tinggi. Untuk lebih jelasnya, simak informasi di bawah ini, ya, Protecal Ladies.

 

Jumlah kalsium yang dibutuhkan oleh orang dewasa

Sebagai orang dewasa, kebutuhan asupan kalsium Anda tentu berbeda saat ketika masih kecil. Kebutuhan kalsium setiap orang dewasa juga mungkin saja berbeda antar satu dengan yang lainnya. Misalnya saja ibu hamil dan wanita yang tidak hamil. Tentu keduanya membutuhkan asupan kalsium yang berbeda. Jika Anda merupakan wanita dewasa yang kebetulan sedang tidak hamil, maka kebutuhan kalsium Anda adalah sekitar 1000 mg per hari. Sedangkan jika Anda adalah wanita dengan usia 50 tahun ke atas, maka kebutuhan kalsium meningkat hingga 1200 mg per hari.

 

Gejala kekurangan kalsium

Ketika Anda tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup, maka akan lebih berisiko terserang berbagai gangguan kesehatan. Mulanya mungkin Anda tidak sadar bahwa sedang kekurangan kalsium karena bisa jadi gejalanya sama dengan penyakit lain. Namun, jika dibiarkan, kekurangan asupan kalsium tubuh dapat memicu penyakit yang lebih kronis. Oleh sebab itu, waspadalah jika Anda merasakan gejala di bawah ini yang menjadi pertanda awal tubuh kekurangan kalsium:

  • Sering mengalami kesemutan
  • Nyeri otot dan kram
  • Kejang
  • Mudah lelah meski tidak banyak beraktivitas
  • Kuku mudah patah, rambut mudah rontok
  • Nafsu makan berkurang
  • Tulang rapuh atau mudah patah meski tidak dipicu oleh cedera parah
  • Gangguan psikologis seperti mudah lupa, sering kebingungan, dan depresi

 

Kekurangan kalsium memicu tekanan darah tinggi

Dalam jangka panjang, gejala kekurangan kalsium yang Anda abaikan akan mengarah ke masalah kesehatan yang lebih serius. Pasalnya, kalsium merupakan salah satu mineral penting dalam tubuh yang bermanfaat untuk menjaga fungsi kognitif otak, sistem kekebalan tubuh dan fungsi hormon. Ketika kalsium sebagai salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh tidak tercukupi, maka hal tersebut bisa menjadi faktor risiko utama masalah kesehatan kronis seperti osteoporosis, rakitis, patah tulang, penyakit jantung, preeklamsia pada ibu hamil, kanker, dan tekanan darah tinggi.

Bagaimana kalsium bisa berpengaruh pada tekanan darah hingga memicu darah tinggi? Bukankah kalsium hanya berpengaruh pada kesehatan tulang? Tentu saja tidak. Kalsium dapat memengaruhi penyempitan pembuluh darah, sekresi hormon, dan transmisi impuls sistem saraf. Saat tubuh kekurangan kalsium, maka pembuluh akan menyempit. Hal ini tidak sama dengan jika tubuh mendapat asupan kalsium yang cukup di mana pembuluh darah bisa melebar dengan sempurna.

Saat pembuluh darah mengalami penyempitan akibat tidak cukup kalsium untuk mendukungnya, aliran darah ke berbagai organ tubuh akan terganggu, termasuk juga tekanan darah. Pembuluh darah yang menyempit membuat tubuh harus melakukan usaha ekstra untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah bisa jadi meningkat saat tubuh melakukan usaha ini. Dengan begitu, jika Anda kekurangan kalsium, maka tekanan darah menjadi tidak stabil dan bisa memicu tekanan darah tinggi.

 

Lalu, bagaimana? Apakah Anda harus makan banyak makanan berkalsium tinggi untuk menjaga tekanan darah tinggi? Tentu saja iya, Anda bisa mendapatkan asupan kalsium dari berbagai makanan seperti ikan laut, kedelai, bayam, brokoli, jeruk, kiwi, kurma, dan lainnya. Jika tidak bisa mendapatkan asupan makanan berkalsium tinggi, tambahkan Protecal Solid dalam suplemen harian Anda.

fact
2019-09-20

Masih banyak wanita yang mengalami masalah kesehatan tulang akibat kekurangan asupan kalsium. Hal ini dikarenakan kebanyakan wanita tidak menyadari pentingnya asupan kalsium harian dalam tubuh. Padahal, kalsium sangat bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh, termasuk tulang dan jantung. Meski kalsium yang dibutuhkan tubuh setiap harinya dalam jumlah yang sedikit, banyak wanita yang belum mencukupi kebutuhan kalsium tersebut.

 

Kekurangan kalsium menyebabkan kesehatan tulang terganggu

Kalsium sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, apalagi kalsium juga dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya dalam proses metabolisme. Karena proses metabolisme terjadi setiap hari, maka kalsium harus Anda cukupi setiap harinya. Makanan yang setiap hari Anda konsumsi harus mengandung kalsium agar saat proses metabolisme terjadi, tubuh tidak kekurangan kalsium. Setelah proses metabolisme terjadi, kalsium yang dicerna akan diedarkan ke tulang-tulang di dalam tubuh untuk menjaga kekuatan serta kesehatannya.

Namun, bagaimana jika tubuh tidak mendapat cukup kalsium dalam proses metabolime? Apakah tulang tidak mendapat nutrisi untuk menjaga kekuatan dan kesehatannya? Tentu saja iya. Bahkan, yang lebih menakutkan, tidak hanya tulang tidak mendapat asupan kalsium dari proses metabolisme tubuh, tapi juga berisiko kehilangan simpanan kalsium di dalamnya. Bagaimana hal ini mungkin terjadi? Ini karena tubuh mengambil simpanan kalsium di dalam tulang untuk digunakan dalam proses metabolisme. Jadi, jika Anda tidak cukup makan makanan yang mengandung kalsium, maka tubuh akan mengambilnya dari simpanan di dalam tulang.

 

Tanda tulang yang kekurangan kalsium

Setelah Anda mengetahui pentingnya fungsi kalsium dalam proses metabolisme dan fungsinya untuk menjaga kesehatan tulang, sekarang saatnya mengidentifikasi apakah Anda sudah cukup mendapat kalsium dari asupan makanan harian. Jika beberapa tanda di bawah ini pernah dirasakan, bisa jadi Anda memang kekurangan kalsium.

 

  • Tulang mudah rapuh atau patah

    Saat Anda tidak melakukan aktivitas berat yang menimbulkan risiko cedera tapi mengalami kerapuhan atau bahkan patah tulang, itu menjadi bukti besar bahwa Anda tidak mendapat cukup kalsium. Kekuatan tulang memang sangat dipengaruhi oleh kalsium. Tanpa kalsium, tulang akan mudah keropos, rapuh, dan bahkan patah.

 

  • Kram otot

    Kekurangan kalsium di dalam tubuh juga bisa menyebabkan kram atau nyeri otot, Jika nyeri otot yang Anda rasakan hanya terjadi di waktu yang singkat dan tidak sering, itu mungkin kelelahan biasa. Tapi jika kram otot hampir setiap saat dirasakan, bisa jadi menjadi sinyal bahwa tubuh kekurangan kalsium.

 

  • Gigi berlubang

    Anak-anak memang kerap mengalami masalah gigi berlubang. Tapi, bagaimana jika yang mengalami itu adalah wanita dewasa dengan usia masih cukup muda seperti Anda? Apakah ini normal? Bisa jadi itu disebabkan kesalahan perawatan rongga mulut. Tapi bisa juga itu karena kesalahan pola makan di mana Anda tidak cukup mengonsumsi cukup kalsium untuk tubuh.

 

  • Kuku mudah patah

    Wanita memang sering dan senang memelihara kuku hingga panjang. Terlebih kuku yang panjang bisa dipercantik dengan berbagai macam perawatan. Namun, bagaimana jika saat kuku Anda mencoba memanjangkannya, kuku justru mudah retak atau bahkan patah? Bukankah ini sebuah tanda ada yang bermasalah di dalam tubuh Anda. Sekali dua kali mungkin akibat keteledoran, tapi jika kuku patah berkali-kali, itu sudah pasti tanda tubuh kekurangan kalsium.

 

Bagaimana? Apakah ada dari tanda-tanda di atas yang pernah Anda alami? Jika memang ada, itu berarti sudah saatnya Anda mengatur kembali pola makan harian agar seimbang, termasuk mencukup asupan kalsium. Kalsium bisa Anda dapatkan dari sayuran hijau, ikan laut, kedelai dan olahannya, kacang-kacangan, roti, dan sebagainya. Supaya Anda lebih yakin asupan kalsium tubuh sudah terpenuhi, tambahkan Protecal Solid dalam konsumsi harian Anda.

fact
2019-08-28

Entah karena sibuknya aktivitas atau mungkin beratnya bobot tas yang harus dipanggul setiap hari, lama kelamaan punggung terasa nyeri. Setelah melakukan berbagai cara namun hasilnya tidak maksimal, Protecal Ladies pun mempertimbangkan untuk melakukan terapi chiropractic. Apalagi memang beberapa waktu belakangan ini terapi tersebut cukup populer dibicarakan.

Terapi chiropractic bisa membantu mengembalikan kelenturan sendi Anda akibat cedera fisik. Misalnya akibat salah duduk, terjatuh, atau gerakan fisik yang berulang. Namun, sebelum mengambil keputusan, ada baiknya jika kita mengetahui fakta-fakta penting terkait terapi chiropractic. Berikut ini beberapa faktanya. Yuk, simak!

 

Penekanan pada sendi tulang belakang

Pada dasarnya, terapi chiropractic dilakukan untuk membantu mengatasi masalah medis yang terjadi atau berkaitan dengan sistem saraf tulang belakang, termasuk di antaranya nyeri punggung. Beberapa alasan kenapa terapi chiropractic bisa begitu populer adalah karena prosedurnya yang tidak membutuhkan operasi bedah maupun obat kimia sintetik. Bahkan kabarnya proses terapi berjalan dalam waktu cukup cepat.

Jadi, apa yang sebenarnya dilakukan dalam terapi chiropractic?

Orang atau pihak yang ahli dalam melakukan prosedur chiropractic disebut dengan chiropractor. Ia melakukan penekanan pada sendi tulang belakang Anda dengan menggunakan tangan secara langsung atau bantuan alat khusus. Beberapa orang juga menyebut prosedur ini dengan manipulasi tulang belakang. Tergantung dari kebutuhan pasien, chiropractor akan melakukan tekanan secara terkontrol, mulai dari seberapa keras hingga kecepatan tekanannya.

 

Tidak hanya untuk mengobati nyeri punggung

Selain nyeri punggung, terapi chiropractic sebetulnya juga bisa berguna untuk mengobati gangguan medis lain. Mulai dari nyeri sendi, sakit pinggang, sakit leher, hingga sakit kepala dan migrain. Mengingat kondisi penyakit yang berbeda, tentunya intensitas prosedur chiropractic kemungkinan akan berbeda-beda pula. Namun, sebelum melakukan terapi ini, sebaiknya berkonsultasilah dulu pada dokter untuk memastikan bahwa kondisi Anda memang siap untuk menerima prosedur chiropractic.

 

Memiliki sejumlah efek samping dan risiko komplikasi

Walaupun dianggap cukup ampuh dalam menyembuhkan nyeri punggung, terapi chiropractic tetap memiliki sejumlah efek samping ringan yang perlu Protecal Ladies waspadai. Beberapa di antaranya adalah sakit kepala, kelelahan, dan rasa nyeri pada bagian tubuh yang dirawat.

Selain itu, pada kondisi yang lebih serius, terkadang terapi chiropractic juga bisa menimbulkan risiko komplikasi. Selain cedera tulang belakang, komplikasi dapat timbul berupa saraf terjepit. Jadi, salah satu bantalan saraf yang ada di antara tulang belakang dapat keluar dari posisi seharusnya. Ada pula risiko stroke akibat gangguan pembuluh darah di bagian tulang belakang. Namun, risiko satu ini sangat jarang terjadi.

 

Tidak semua orang bisa menjalani chiropractic

Mengingat adanya risiko efek samping dan komplikasi yang menyertai prosedur terapi chiropractic, tidak semua orang bisa menjalani chiropractic walaupun mengalami nyeri punggung. Jika Anda memiliki beberapa kondisi di bawah ini, Anda tidak dianjurkan untuk melakukan terapi chiropractic:

  • Sering kesemutan / mati rasa / kehilangan kekuatan pada kaki atau lengan
  • Kanker pada tulang belakang
  • Osteoporosis parah
  • Risiko tinggi mengalami stroke

 Terapi chiropractic memang dapat menjadi alternatif penyembuhan atas gangguan nyeri punggung yang Anda rasakan. Namun, tentu saja akan lebih baik untuk mencegah daripada mengobati. Selain menerapkan gaya hidup yang sehat, imbangi juga dengan mengonsumsi Protecal Solid untuk memenuhi kebutuhan kalsium dalam tubuh.

 

Pasalnya, jika tubuh tidak menerima kalsium dalam jumlah cukup, maka tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang. Nah, rutin minum Protecal Solid bisa membantu menjaga tulang Anda tetap kuat sejak kini hingga tua nanti.

fact
2019-08-07